Waspada, Gunung Raung Mulai Batuk Ringan

klikjatim.com
Kendati mengeluarkan asap dari kaldera, namun Gunung Raung masih dalam kategori aman.

KLIKJATIM.Com | Bondowoso - Masyarakat di sekitar Gunung Raung di Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember diminta mewaspadai aktifitas vulkanik di gunung tersebut. Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Raung, di Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon melihat gunung berapi ini melakukan aktifitas vulkanik dan mengeluarkan asap.

[irp]

Baca juga: Tiga Nelayan Jember Hilang Diterjang Ombak, SAR Perluas Pencarian hingga 48 Mil Laut

Kepala Pos PGA Raung, Mukijo menjelaskan, aktifitas erupsi Gunung Raung terlihat dari pantauan kamera pemantau di Pos Pengamatan di Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon. Berdasarkan pantauan CCTV itu terlihat visual asap pekat keluar dari puncak kaldera.

“Rekaman dari seismograf, tengah malam sampai dini hari terekam gempa-gempa hembusan. Tadi pagi sempat ada asap berwarna putih. Menjelang siang kecoklatan, dan setelah siang berwarna abu-abu. Tingginya 100 hingga 200 meter dari kawah,” ujar Mukijo.

Baca juga: 58 Mahasiswa Asal NTT Kuliah di UNEJ, 6 dari Daerah Terdampak Gempa Jadi Perhatian Kampus

Meski dalam skala ringan dan aman, Mukijo meminta warga sekitar gunung tetap mewaspadainya. Hingga kini memang belum ada laporan erupsi dari warga di sekitar lereng gunung setinggi 3.260 Mdpl itu. “Belum ada laporan hujan abu. Kalau pemukiman masih cukup jauh, sekitat 10 kiloan dari kawah,” katanya.

[irp]

Baca juga: Tiga Pendaki Dilaporkan Hilang di Gunung Argopuro Sisi Bondowoso

Dikatakan, gunung raung masih dalam status aktif normal. Berdasarkan data, gunung raung terakhir kali mengalami erupsi pada 2015 silam Pos PGA merekomendasikan agar warga tidak melakukan aktivitas dan mendekati puncak raung.

“Tidak ada larangan khusus, tapi kami mengimbau agar tidak mendekati gunung raung. Kalau sekarang, rekaman seismograf masih berlangsung. Ke depan kita pantau terus. Kalau status belum naik. Masih dievaluasi,” ujarnya. (hen)

Editor : Abdus Syukur

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru