KLIKJATIM.com | Gresik – Ada yang berbeda dalam penyelenggaraan Petro Agrifood Expo (PAE) 2019 oleh PT Petrokimia Gresik (PG). Pada momen tahunan ke 14 ini, PG yang merupakan anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero) ikut mengkampanyekan gerakan ‘cerdas berplastik’.
Melalui gerakan ini PG berupaya mengedukasi warga untuk bijak dalam menggunakan plastik sekali pakai. Kiat-kiat tersebut dimulai dari para pengunjung yang berbelanja ke stand penjualan hasil panen petani binaan di Kebun Percobaan (Buncob) Petrokimia Gresik, Jalan Notoprayitno.
Baca juga: JPE Tantang Gresik Phonska Plus di Grand Final Proliga 2026 Usai Tekuk Popsivo
“Dalam kegiatan PAE 2019 yang digelar selama tiga hari sejak tanggal 12 sampai 14 Juli kemarin, semua pengunjung diajak untuk cerdas berplastik dengan membawa kantong belanja sendiri,” terang Direktur Utama (Dirut) PG, Rahmad Pribadi.
[irp]
Hal ini merupakan wujud kepedulian PG terhadap isu lingkungan. Apalagi terkait sampah plastik yang sampai saat ini masih menjadi sorotan di Indonesia, bahkan di dunia internasional.
Selain itu, penyelenggaraan PAE 2019 yang merupakan rangkaian HUT PG ke 47 juga bertujuan untuk mengekspos hasil riset agar dikenal dan dapat dimanfaatkan pelaku pertanian. Antara lain teknologi pertanian terbaru, serta kegiatan-kegiatan penelitian dan uji aplikasi produk.
Baca juga: Program Pestani Petrokimia Gresik Dongkrak Hasil Panen Melon Pantura hingga 10 Persen
“PAE adalah momen penting untuk menunjukkan keunggulan Petrokimia Gresik di bidang riset, sekaligus menarik potential customer,” paparnya.
[irp]
Tidak hanya riset. Namun, PG juga menampilkan keberhasilan hasil panen petani binaan. Jumlah totalnya ada sebanyak 60 stand.
Baca juga: Petrokimia Gresik Perluas Program Agrosolution, Produktivitas Tebu Naik di 244 Ribu Hektare
Yaitu terdiri dari stand PG beserta anak perusahaan, PT Pupuk Indonesia Group, kelompok tani binaan PG dan petani binaan distributor, serta perusahaan swasta yang bergerak di bidang produk pertanian dan olahan.
“Untuk kegiatan ini panitia telah menyuguhkan pelatihan pertanian secara gratis, bagi pengunjung yang berminat budidaya tanaman dengan teknik vertikultur. Pengunjung juga diberi kesempatan memetik buah dan sayuran secara langsung di Buncob, sehingga suasana PAE menjadi sarana agroekowisata yang dinantikan masyarakat sekitar perusahaan,” pungkasnya. (nul/roh)
Editor : Redaksi