KLIKJATIM.Com | Gresik – Kabar gembira bagi para calon mahasiswa asal Kabupaten Gresik yang hendak melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Pasalnya, Pemkab Gresik telah memfasilitasi mereka untuk melakukan rapid tes secara gratis di Puskesmas.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik, drg. Saifudin Ghozali. "Mulai besok (4/7/2020) kami membuka pelayanan rapid tes untuk calon mahasiswa, mulai pukul 09.00 WIB di Puskesmas Sukomulyo Manyar, Puskesmas Sidayu, dan Puskesmas Driyorejo dengan tanpa dipungut biaya alias gratis," kata Ghozali, Jumat (3/7/2020).
Baca juga: Bupati Gresik Pimpin Pembukaan TMMD ke-128, Fokus RTLH hingga Infrastruktur Desa
[irp]
Sayaratnya adalah warga asli Gresik yang dibuktikan dengan KTP. Selain itu, para calon mahasiswa juga harus membawa surat rekomendasi kewajiban rapid tes dari kampus yang dituju.
"Bawa KTP dan surat rekomendasi kampus yang akan dimasukinya," lanjut dia.
Baca juga: Alun-Alun Pacitan Bergemuruh, Konsumen Setia Honda Boyong Hadiah Motor dalam Pengundian UKH
Kendati demikian, namun untuk rapid tes di Puskesmas ini tetap ada batasan kouta. Yaitu maksimal 50 orang. "Kouta 50 di setiap Puskesmas masing-masing, dan bisa lebih dari itu asal tenaga medis kita mampu," tandas Ghozali.
[irp]
Baca juga: Kecamatan Bungah Kembali Pertahankan Juara Umum MTQ Kabupaten Gresik
Sementara itu, pantauan klikjatim.com di lapangan terkait permintaan rapid tes bagi calon mahasiswa asal Gresik sudah mulai terlihat hari ini. Ratusan calon mahasiswa tumplek blek di laboratorium Klinik Parahita Gresik. Mereka tampak memenuhi ruangan tanpa memperhatikan physical distancing.
Mohammad Erik, salah satu calon mahasiswa asal Gresik Kota mengaku, dirinya sudah mengantre sejak pagi sekitar pukul 05.00 WIB. "Ikut program SBMPTN di UPN Surabaya, dan tesnya wajib rapid tes," kata pemilik nomor antrean 80 ini saat mengisi folmulir pendaftaran rapid tes. (nul)
Editor : Redaksi