KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Pemkab Bojonegoro mulai membangun jembatan penghubung Jatim dan Jateng. Jembatan tersebut berada di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro terhubung dengan Medalem, Blora, Jateng.
Rabu (1/7/2020) proses pembangunan jembatan itu diawali dengan peletakan Batu pertama oleh Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah. Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Blora.
[irp]
Bupati Bojonegoro Anna Muawannah mengatakan pembangunan jembatan yang melintasi sungai terpanjang di Pulau jawa ini sebenarnya sudah direncanakan sudah sejak dulu. Namun, hanya sebatas rencana dan belum ada reaslisasi sampai sekarang.
"Akhirnya saya langsung turun dan datang ke Blora juga untuk menanyakan permasalahan mengapa kok belum bisa terwujud," katanya, Rabu (1/7/2020).
Menurut Anna, dengan dibangunnya jembatan penghubung antara Jatim dan Jateng ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian kedua daerah, khususnya untuk Lima Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, meliputi Ngraho, Margomulyo, Tambakrejo, Ngambon dan Bubulan yang merupakan zona jauh dari perkotaan.
Baca juga: Ekonomi Nasional Menguat, Arus Peti Kemas Pelindo Terminal Petikemas Tumbuh 6,87 Persen di 2025
"Sehingga diharapkan mampu berdampak positif terhadap kehidupan masyarakat," papar Anna.
Mantan anggota DPR RI itu menambahkan, sesuai rencanngan jembatan ini merupakan tipe kelas A dengan struktur rangka baja. Jembatan ini bakal mempunyai panjang 220 meter, luas jembatan 6 meter. Ditargetkan, Desember 2020 jembatan ini selesai dibangun beserta finishingnya.
[irp]
Baca juga: Tudingan Pencemaran Nama Baik Berujung Laporan Polisi, Kades Sumberagung dan Warga Akhirnya Damai
"Kita yakin bisa selesai dalam waktu 5 bulan, kalau proses pengerjaan 24 jam yang bisa dibagi menjadi 3 shif, serta ditunjang dengan pengerjaan dan pengawasan yang baik," pungkasnya
Sekedar diketahui, jembatan tersebut dibangun menggunakan dana APBD Bojonegoro tahun 2020 senilai Rp 97,6 miliar. Selain Bupati Bojonegoro dan Wakil Bupati Bojonegoro, peletakan batu pertama itu juga dihadiri Kapolres Bojonegoro, Dandim 0813 Bojonegoro, Kajari Bojonegoro, DPRD Bojonegoro, Balai Besar Bengawan Solo (BBBS), Bakorwil dan beberap intansi terkait.(mkr)
Editor : M Nur Afifullah