KLIKJATIM.Com | Banyuwangi - Upaya Pemkab Banyuwangi mempersiapkan pariwisata dengan tatanan hidup baru atau new normal mendapat apresiasi Mabes Polri. Lembaga kepolisian tersebut menilai Banyuwangi telah siap memasuki era kebiyasaan anyar di sektor pariwisata.
[irp]
Baca juga: Pemkab Banyuwangi Bagikan Ribuan Bendera Gratis
Hal itu disampaikan Direktur Pengamanan Objek Vital Korps Samapta Bhayangkara Badan Pemeliharaan Keamanan (Dirpamobvit Korsabhara Baharkam) Mabes Polri Brigjen Pol Hari Prasodjo berkunjung ke Banyuwangi. Kedatangannya di Bumi Blambangan untuk meninjau langsung dan mengecek kesiapan destinasi wisata di kabupaten ujung timur ini dalam menyambut era kebiyasaan anyar alias new normal.
Di Banyuwangi rombongan Mabes Polri akan mengunjungi beberapa destinasi wisata, di antaranya Agro Wisata Tamansuruh (AWT), Taman Gandrung Terakota, Pantai Bangsring Underwater, dan destinasi lainnya.
"Banyuwangi telah siap memasuki era kebiyasaan anyar di sektor pariwisata. Kami telah banyak mendapat informasi terkait skema pariwisata di era new normal yang dilakukan Banyuwangi," kata Brigjen Hari Prasodjo didampingi Wakil Direktur Pamobvit AKBP Saiful Alam, Kasubdit Wisata Kompol Beny Elfian Syah, dan Kasi Verifikasi Subdit Audit Baharkam Mabes Polri Kompol Dodik Susianta.
Baca juga: Lapas Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Sabu-sabu oleh Pengunjung Perempuan
[irp]
Dijelaskan, pihaknya juga menyaksikan skema simulasi pelayanan pariwisata di sejumlah destinasi, hotel, dan restoran yang telah menerapkan protokol kesehatan. Seluruh petugas sudah mulai melaksanakan kewajiban menggunakan face shield, sarung tangan, mengecek suhu tubuh, hingga menerapkan physical distancing.
Baca juga: 79 CPNS Banyuwangi Resmi Jadi PNS, 17 Tenaga Kesehatan Siap Perkuat Layanan
Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan Banyuwangi telah dinilai Kementerian Pariwisata Banyuwangi sebagai salah satu daerah di Indonesia yang siap untuk dibuka kembali destinasi wisatanya guna menyambut new normal.
”Untuk itu, skema new normal di sektor pariwisata mulai kami siapkan sejak beberapa waktu lalu. Termasuk juga skenario new normal pada bisnis kuliner. Sehingga saat instruksi pusat turun, semua pelaku wisata ini sudah siap,” kata Anas.(mkr)
Editor : Abdus Syukur