KLIKJATIM.Com | Surabaya - Nilai Impor Jawa Timur selama Mei 2020, kata Dadang, total mencapai 1,26 miliar dollar AS atau turun sebesar 30,21 persen dibandingkan April 2020. Angka ini mengalami penurunan sebesar 38,70 persen dibandingkan Mei 2019.
[irp]
Baca juga: Mentan Dorong SGN Perkuat Sinergi Wujudkan Swasembada Pangan
Sedangkan impor nonmigas Mei 2020 mencapai 1,11 miliar dollar AS atau turun 32,40 persen dibandingkan April 2020. Nilai impor nonmigas tersebut turun sebesar 32,50 persen dibanding Mei 2019. Impor migas Mei 2020 sebesar 153,45 juta dollar AS atau turun sebesar 8,89 persen dibanding April 2020. Dibandingkan Mei 2019, nilai tersebut juga turun sebesar 63,19 persen.
Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Dadang Hardiwan, dalam rilisnya menjelaskan, selama Mei 2020, impor Jawa Timur masih didominasi oleh bahan baku dan bahan penolong dengan nilai 959,72 juta dollar AS yang memberikan kontribusi sebesar 75,94 persen. Impor bahan baku penolong tersebut paling banyak digunakan untuk bahan baku industri.
Sementara itu, untuk impor barang-barang konsumsi merupakan golongan barang urutan berikutnya, dengan nilai sebesar 190,22 juta dollar AS atau dengan peranan sebesar 15,05 persen.
“Kemudian impor barang-barang modal merupakan kelompok impor terkecil, dengan peranan sebesar 9,01 persen atau dengan nilai sebesar 113,82 juta dollar AS,” ujar Dadang Hardiwan.
Baca juga: Gubernur Khofifah Pastikan UMKM Jatim Adaptif dan Naik Kelas di Era AI
[irp]
Dikatakan, golongan barang utama impor non migas bulan Mei 2020 terbesar adalah golongan barang mesin-mesin/pesawat mekanik (HS 84) sebesar 140,94 juta dollar AS, berikutnya golongan barang ampas/sisa industri makanan (HS23) senilai 97,43 juta dollar AS dan golongan barang plastik dan barang dari plastik (HS 39) sebesar 66,69 Juta dollar As.
Secara kumulatif, selama Januari-Mei 2020, impor yang masuk ke Jawa Timur sebesar 8,50 miliar dollar AS atau turun sebesar 13,54 persen dibandingkan Januari-Mei 2019, yakni sebesar 9,83 miliar dollar AS.
Baca juga: Gubernur Khofifah Tunjuk Plt Kepala Dinas ESDM Jatim, Hormati Proses Hukum
Negara asal barang impor nonmigas Jawa Timur terbesar selama Januari - Mei 2020 dari Tiongkok 1,877miliar dollar AS (26,81 persen), disusul dari Amerika Serikat sebesar 591,03 juta dollar AS (8,44 persen) dan impor dari Thailand sebesar 374,33 juta dollar AS (5,35 persen).
“Impor nonmigas dari kelompok negara ASEAN sebesar 1,07 miliar dollar AS (15,28 persen), sementara impor nonmigas dari Uni Eropa mencapai 606,68 juta dollar AS atau peranannya 8,66 persen,” pungkasnya. (hen)
Editor : Redaksi