Wartawan di Pamekasan Bisa Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com l Pamekasan - Para wartawan menjadi klaster baru penyebaran COVID-19 di Kabupaten Pamekasan, Madura. Temuan itu berdasarkan hasil tes cepat yang dilakukan tim medis Gugus Tugas usai meninggalnya seorang wartawan berstatus PDP corona.

[irp]

Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026

"Sesuai laporan tim medis yang melakukan rapid test kemarin diketahui ada yang reaktif dan yang bersangkutan telah diminta untuk melakukan isolasi mandiri, sambil menunggu hasil uji laboratorium dari Kemenkes RI," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pamekasan, Sigit Priyono di Pamekasan, dilansir Antara, Sabtu (6/13).

Pada Jumat (12/6) puluhan wartawan yang bertugas di Kabupaten Pamekasan menjalani pemeriksaan kesehatan berupa tes cepat COVID-19 di Gedung Pemuda Kabupaten Pamekasan.  Tes ini dilakukan sebagai tindak lanjut adanya wartawan yang meninggal dunia dengan status PDP (Pasien dalam Pengawasan).

Selain sebagai tindak lanjut adanya wartawan dengan status PDP yang meninggal dunia, tes cepat gratis bagi para insan pers ini juga dilakukan sebagai upaya untuk memberikan layanan dan kenyamanan bagi para wartawan.

[irp]

Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan

"Dengan adanya hasil reaktif dari rapid test kemarin ini di satu sisi menunjukkan adanya penambahan klaster. Tapi kami berharap hasil uji laboratoriumnya nanti negatif," ujar Sigit.

Sebelumnya, tim medis Pemkab Pamekasan menemukan beberapa klaster penyebaran virus corona. Antara lain klaster haji, dan pedagang.

Sementara itu, berdasarkan data terkini tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pamekasan, hingga 13 Juni 2020 ini terdata sebanyak 83 orang masuk dalam kategori pasien dalam pemantauan (PDP). Rinciannya, sebanyak 42 orang dalam pengawasan, 23 orang selesai diawasi dan sebanyak 18 orang meninggal dunia.

Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

Warga Pamekasan yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 56 orang, dengan perincian 33 orang dalam perawatan, 10 orang sembuh dan sebanyak 13 orang meninggal dunia. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru