Wakil Ketua DPRD Surabaya : Unair Temukan Vaksin Covid-19 Layak Dapat Nobel

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com l Surabaya- Adanya penemuan vaksin Covid-19 oleh Pusat Penelitian dan Pengambangan Stem Cell Universitas Airlangga (Unair), DPRD Kota Surabaya meminta agar diproduksi massal oleh pemerintah. Para penemunya juga diberikan Penghargaan Nobel.

[irp]

Baca juga: Ratusan Calhaj Sumenep Berstatus Risiko Tinggi, Pengawasan Kesehatan Diperketat

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, A Hermas Thony mengatakan, penelitian yang didukung oleh Badan Intelejen Negara (BIN) ini diharapkan dapat memproduksi hasil penelitiannya dengan campur tangan pemerintah agar lebih masif.

“Saya fikir hari ini masyarakat harus mengapresiasi Unair setelah sebelumnya banyak yang meragukan dan semoga dapat produksi massal, saya mohon agar ada support dari pemerintah,” kata A. Hermas Thony pada KLIKJATIM, Sabtu (13/6/2020).

Hermas Thony mengungkapkan, riset vaksin Covid-19 yang ditemukan Unair merupakan bentuk kemenangan perang pandemi yang selama ini menjadi momok global negara seluruh dunia. Negara-negara maju mengalami kelumpuhan atas pandemi covid-19.

“Kalo vaksin ini sudah ditemukan,ini sudah dapat dideklarasikan siapa pemenangnya, siapa aktornya,” ungkap Ketua DPD Partai Gerindra itu.

Orang yang akrab disapa Thony itu menambahkan, berdasarkan rilis yang diungkap Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Unair Dr Purwanti S.p PD, obat tersebut terdiri dari lopinavir/ritonavir dengan dexycyline, lopinavir/ritonavir dengan doxycline, lopinavir/ritonavir dengan chlaritromycine, hydroxychloroquine dengan azithromycine, hydroxychloroquine dengan azithromicyne, hydroxychloroquine dengan doxycycline yang kesemuanya dalam rilisnya tidak diperjualkan secara bebas.

Baca juga: Said Abdullah Ingatkan Disiplin Kader, Cak Fauzi Bidik 15 Kursi DPRD Sumenep

Selain itu, kombinasi regimen obat tersebut memiliki potensi efektifitas cukup bagus terhadap daya bunuh virus. Dosis dalam kombinasi obat tersebut diantaranya 1/5 dan 1/3 lebih kecil dibandingkan dosis tunggalnya, sehingga mengurangi efek toksik dari obat tersebut jika diberikan sebagai obat tunggal.

[irp]

Thony menjelaskan, layak untuk Unair diberikan Penghargaan atas temuan vaksin covid-19 tersebut  dan juga harus segera dipercepat pemproduksiannya untuk menangani wabah global yang selama ini melanda negara ini.

"Ini adalah prestasi Akademik dunia farmasi, Surabaya hari ini adalah ranking pertama tingkat penyebaran virus dan Alhamdulillah Surabaya juga menjadi ranking pertama dalam menemukan penawarnya, saya rasa ini layak untuk diberikan Nobel," tutur dia.

Baca juga: Peringati Hari Kesiapsiagan Bencana, Gubernur Khofifah Ajak Seluruh Elemen Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau Ekstrem

Selanjutnya, ia juga memaparkan, masyarakat Surabaya juga harus mendukung dan mengawal atas penemuan Universitas Airlangga ini agar pandemi di Surabaya ataupun di Indonesia Cepat selesai.

“Patut masyarakat Surabaya mendukung atas temuan vaksin ini,” pungkasnya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru