Baca juga: Gelar Salat Id Bersama Forkopimda, Bupati Sampang Ingatkan Kesetaraan Umat di Hadapan Allah SWT
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Khusaini menuturkan saat New Normal pihaknya membuka dua layanan untuk memudahkan masyarakat yakni online maupun offline.
"Untuk persiapan new normal layanan online tetap. Ruang layanan kita buka dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Yang offline hanya untuk rekam KTP dan pengaduan layanan," katanya, Rabu (11/6/2020).
[irp]
Lanjut Khusaini mengatakan dalam pelayanan di kantor, pihaknya sudah menyiapkan akses cepat dan terpadu serta menerapkan protokol kesehatan ketat seperti mewajibkan pemohon memakai masker, jaga jarak serta penyediaan tempat cuci tangan.
Kemudian, untuk perekaman e-KTP pemohon bisa melakukan di Kantor Dukcapil, Kantor Kecamatan Dukun dan Kedamean serta Benjeng. Jadi pemohon bisa memilih dari area terdekat.
"Mulai kemarin, untuk rekam tidak dibatasi berapa perhari. Sedangkan untuk layanan yang lain seperti KK, akta lahir, kematian tetap dikaksanakan secara online," ujarnya.
Baca juga: Salat Id di Masjid Darussalam, Bupati Bojonegoro Titipkan Tiga Pesan Sakral Iduladha
Sebagaimana diketahui bersama, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto telah memutuskan mengakhiri pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bersama Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. Saat ini, Gresik sedang transisi menuju New Normal.
Bupati Gresik yang menjabat dua periode itu menjelaskan, dalam transisi kenormalan baru ia memberikan keleluasaan kepada masyarakat untuk membuka aktivitas pertokoan, tempat ibadah, pariwisata, warung-warung, perkantoran dan lain-lain.
[irp]
Sementara untuk pelayanan Adminduk, Dispendukcapil Gresik membuka pelayanan online maupun offline. Dalam melayani pemohon, petugas menerapkan protokol kesehatan ketat. (bro)
Baca juga: Bikin Resah Warga, Pemuda di Jember Rekayasa Aksi Begal Demi Dapat Uang Orang Tua
Editor : Redaksi