KLIKJATIM.Com | Surabaya - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini telah menyiapkan kampung tangguh hingga sekolah tangguh di beberapa wilayah Kota Surabaya. Salah satu kampung tangguh yang diunggulkannya adalah kampung tangguh 'Wani Jogo Suroboyo'.
Rencananya, keberadaan kampung dan sekolah tangguh ini bakal diresmikan hari ini, pada Kamis (11/6/2020) malam. Dan Wali Kota perempuan yang sempat marah terkait bantuan mobil PCR ini juga mengundang Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.
Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan
“Nanti malam kalau bu Gubernur berkenan untuk datang dalam peresmian kampung tangguh di Wilayah Tanjung Perak,” kata Risma, sapaannya di Gedung Negara Grahadi Surabaya tadi.
[irp]
Dijelaskan, pihaknya akan melaunching 350 kampung tangguh yang ada di Kota Surabaya. Antara lain kampung tangguh Jogo Suroboyo, Mall Wani Jogo Suroboyo dan Pasar Wani Jogo Suroboyo.
“Juga 'Tempat Ibadah Wani Jogo Suroboyo',” ungkapnya.
Baca juga: Khofifah Perkuat Kerja Sama Jatim-Singapura, Bidik Investasi dan Peningkatan SDM
Selain kampung tangguh yang sudah disebutkan, Risma juga akan melaunching 'Industri Wani Jogo Suroboyo' serta 'Sekolahan Wani Jogo Suroboyo'. “Kami juga melaunching sekolahan walaupun sekolahan belum masuk,” ujarnya.
Tidak hanya itu. Dia beserta jajarannya pun terus melakukan tracing dan hasilnya (reaktif) mulai ada penurunan. Lalu, kurang lebih 280 orang telah dilakukan swab.
[irp]
Baca juga: Peluang Besar untuk Sampang: Pengembangan Lapangan Hidayah Buka Potensi Jadi Daerah Penghasil Migas
“Mudah-mudahan kalau bisa keluar, mungkin 225 itu bisa kembali ke keluarga masing-masing,” imbuhnya.
Risma juga akan berusaha komitmen untuk selalu metracing, sehingga bisa mendeteksi terhadap orang-orang yang terpapar Covid-19. Harapannya, masyarakat Surabaya dapat menjalani aktivitas ekonomi untuk memenuhi kebutuhannya.
“Warga harus melanjutkan kehidupan mereka untuk mencari nafkah,” pungkasnya. (nul)
Editor : Redaksi