KLIKJATIM.Com | Gresik – Keluarga pasien positif corona atau Covid-19 asal Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik telah menjalani rapid tes. Dan hasilnya cukup menggemberikan. Semua keluarga inti pasien corona di Pulau Bawean dinyatakan non reaktif.
Hal itu seperti yang diungkapkan oleh salah satu keluarga pasien positif corona, Aysya Bella Fortuna. “Jumat (5/6/2020) kemarin kami melakukan rapid tes di Puskesmas Sangkapura dan hasilnya semua non reaktif,” ujarnya kepada klikjatim.com.
Baca juga: Serahkan SK PNS dan Perpanjangan PPPK, Bupati Gresik Tekankan Integritas ASN
[irp]
Dengan demikian, ia berharap kepada masyarakat Bawean agar tidak panik yang berlebihan. "Dan itu sudah cukup membuktikan untuk menegaskan bahwa keluarga saya tidak sakit apa-apa,” lanjutnya.
"Saya sebagai keluarga punya perasaan atas apa yang terjadi saat ini. Saya dan keluarga besar saya semua merasa terdholimi dengan info yang beredar ini. Meski panik, tapi jangan sampai berlebihan karena akibatnya akan fatal. Yang pasti saat ini, yang bersangkutan (pasien positif, red) ada di RSUD diisolasi," tambahnya.
Baca juga: Masyarakat Madiun Padati Honda Premium Matic Day, Jajaran Skutik Premium Jadi Primadona
Kepala UPT Puskesmas Sangkapura, dr. Faizah Komala juga membenarkan hasil rapid tes keluarga pasien positif adalah non reaktif. "Ya, non reaktif semua 8 orang, dan untuk hasil swab positif sudah dikasihkan langsung kepada yang bersangkutan," katanya.
[irp]
Baca juga: Ratusan Pebasket Ramaikan Turnamen 3 on 3 Gressmall, Gresik Punya Lapangan Standar Internasional
Sementara itu, Direktur RSUD Umar Mas’ud Sangkapura, dr. Tony S. Hartanto mengatakan, saat ini pasien positif memang sudah menjalani isolasi mandiri di rumah sakit setempat. Nantinya pasien positif ini juga akan dilakukan swab ulang setelah genap 14 hari.
"Kami tetap koordinasi dengan Dinas Kesehatan Gresik, apalagi ini pertama kali. Rumah sakit memberikan vitamin serta makan dan minum pasien," paparnya. (nul)
Editor : Redaksi