BMKG Ingatkan Waspadai Gelombang Tinggi

klikjatim.com
Gelombang tinggi bakal terjadi di peraiaran BMKG mengingatkan untuk mewaspadainya

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai tinggi gelombang yang terjadi wilayah Jatim. Ini dikarenakan pola angin di wilayah selatan dari Timur – Tenggara dengan kecepatan 3 – 20 knot.

[irp]

Baca juga: Semarakkan HUT Ke-81 RI, Pelindo Terminal Petikemas Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk 200 Balita dan Lansia

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Klas II Tanjung Perak Surabaya, Fajar Setiawan pada siaran persnta, Kamis (28/5) mengatakan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Timur laut-Tenggara dengan kecepatan 3 – 15 knot.

Sementara untuk daerah perairan lainnya kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa, Laut Timor, Laut Banda, Perairan Kepulauan Sermata - Kepulauan Tanimbar, Laut Arafuru, Perairan Kepulauan Kei - Kepulauan Aru dan Perairan selatan Pulau Sumba - Pulau Rote. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Baca juga: Anak Pengasuh Panti Asuhan di Surabaya Cabuli Penghuni Panti

Lebih lanjut dikatakannya, tinggi gelombang mencapai 1,25 – 2,5 meter (sedang) dapat terjadi di Perairan Kalteng bagian timur, Perairan Tuban-Lamongan, Laut Jawa utara Bawean, Perairan Utara Madura, Laut Jawa selatan Bawean, Perairan Kepulauan Sapudi, Laut Jawa barat Masalembo, Perairan Kepulauan Kangean dan Laut Jawa timur Masalembo, serta Samudra Madura bagian Timur.

[irp]

Baca juga: Semarakkan HUT Ke-81 RI, PT Terminal Teluk Lamong Gelar Lomba Seru hingga Pesta Rakyat

Sedangkan tinggi gelombang mencapai 4,0 – 6,0 meter (sangat tinggi) dapat terjadi di Perairan selatan Jatim, Samudra Hindia selatan Jatim. Terkait dengan kondisi tersebut BMKG mengimbau agar diperhatikan resiko terhadap keselamatan pelayaran.

“Keberadaan awan cumulo nimbus (Cb) yang luas dan gelap bisa menambah kecepatan angin dan tinggi gelombang, untuk itu bagi masyarakat yang beraktivitas di daerah perairan agar barhati-hati,” katanya. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru