Pelindo Terminal Petikemas Bekali Anak Binaan LPKA Blitar dengan Keterampilan Kerja

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Anak Binaan Membuat Pengesat Kaki di LPKA Blitar. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Blitar – PT Pelindo Terminal Petikemas membekali anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Blitar, Jawa Timur, dengan keterampilan praktis untuk mendukung kemandirian setelah kembali ke masyarakat.

Pembekalan tersebut dilakukan melalui Program Pelita Warna yang menjadi bagian dari inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Kegiatan berlangsung pada 27–30 Oktober 2026 dengan melibatkan 160 anak binaan dalam sosialisasi hukum dan bimbingan psikososial.

Baca juga: Bappenas Tinjau TPS, Dorong Penguatan Konektivitas Pelabuhan dan Efisiensi Logistik Nasional

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Fajar Setyono, mengatakan setiap anak memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan mengembangkan potensi. Karena itu, pendidikan dan pelatihan keterampilan menjadi bekal penting untuk membantu mereka menata masa depan.

“Melalui Program Pelita Warna, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun kepercayaan diri sebagai bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Fajar.

Dalam pelaksanaannya, program tersebut mencakup dua kegiatan utama. Pertama, pembekalan hukum yang meliputi pemahaman hak dan kewajiban anak, rehabilitasi dan adaptasi sosial, serta dasar-dasar hukum perjanjian dalam kehidupan sehari-hari.

Kedua, bimbingan psikososial untuk membantu anak binaan mengelola emosi, mengendalikan diri, menyelesaikan persoalan tanpa kekerasan, serta mempersiapkan diri menghadapi kehidupan di tengah masyarakat.

Selain sosialisasi, Pelindo Terminal Petikemas memberikan pelatihan keterampilan intensif kepada 30 anak binaan terpilih selama empat hari. Pelatihan tersebut mencakup tiga bidang, yakni pangkas rambut atau barber, pertanian, dan kerajinan tangan.

Baca juga: Distribusi Logistik Tetap Lancar, TPK Bagendang Beroperasi Normal

Peserta dipilih berdasarkan penilaian perilaku baik serta minat dan ketertarikan terhadap bidang keterampilan yang diikuti. Melalui pendekatan tersebut, kemampuan yang diperoleh diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk bekerja, memperoleh penghasilan, maupun membangun usaha secara mandiri setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Fajar menegaskan, program pemberdayaan tersebut tidak sekadar memberikan pelatihan dalam waktu singkat, tetapi juga diharapkan menjadi awal bagi anak binaan untuk terus mengembangkan kemampuan.

“Harapan kami, keterampilan yang diperoleh tidak berhenti ketika kegiatan ini selesai. Anak-anak dapat terus belajar, mengasah kemampuan, dan memiliki pilihan yang lebih luas untuk hidup mandiri,” imbuhnya.

Kepala LPKA Kelas I Blitar, Jaka Prihatin, mengapresiasi dukungan dunia usaha dalam memperkuat proses pembinaan anak. Menurutnya, pembinaan perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembentukan karakter dan mental hingga penguasaan keterampilan praktis.

Baca juga: Lima Tahun Merger Pelindo: Produktivitas Naik, Tantangan Standardisasi Masih Ada

“Anak-anak di LPKA tetap memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan dan kesempatan mengembangkan diri. Dukungan ini sangat berarti untuk menumbuhkan motivasi mereka agar berubah dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” kata Jaka.

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, Pelindo Terminal Petikemas juga menyerahkan bantuan peralatan praktik kepada LPKA Kelas I Blitar. Peralatan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan pembinaan keterampilan dan kemandirian anak binaan secara berkesinambungan.

Melalui Program Pelita Warna, perusahaan berharap anak binaan memiliki bekal pengetahuan, kemampuan praktis, dan kepercayaan diri yang lebih kuat untuk menjalani kehidupan setelah kembali ke masyarakat.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru