KLIKJATIM.Com | Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar sosialisasi tata cara pendaftaran mitra penyelenggara Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 3 Angkatan II Tahun 2026. Kegiatan ini membahas secara rinci persyaratan administrasi, tahapan pendaftaran, hingga mekanisme verifikasi bagi perusahaan dan instansi pemerintah yang berminat terlibat dalam program pemagangan nasional.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan bahwa program pemagangan ini menjadi momentum strategis bagi sektor industri maupun instansi pemerintah untuk mengenalkan calon tenaga kerja pada dunia kerja nyata, sekaligus membantu para lulusan perguruan tinggi mengasah keterampilan sesuai standar industri.
“Melalui pengalaman kerja ini, harapannya ada keselarasan antara pendidikan, keahlian, dan kebutuhan praktik di lapangan,” ujar Cris dalam kegiatan Sosialisasi Nasional dan Coaching Clinic Program MagangHub Batch 3 Angkatan II Tahun 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026).
Kegiatan sosialisasi ini diikuti secara antusias oleh jajaran Kepala Dinas Ketenagakerjaan kabupaten/kota se-Indonesia, perwakilan BUMN, BUMD, Kadin, Apindo, serta berbagai asosiasi industri. Melalui kegiatan ini, Kemnaker mendorong partisipasi aktif mitra penyelenggara agar tersebar secara merata hingga ke daerah-daerah.
Cris menambahkan, keterlibatan aktif perusahaan dan instansi pemerintah juga memberikan keuntungan ganda bagi mitra, yaitu kesempatan emas untuk memetakan potensi calon tenaga kerja berkualitas dan menyiapkan talenta unggul sesuai kebutuhan spesifik organisasi.
Baca juga: Lepas Santri Fun Walk, Wagub Emil Sebut Surabaya Juga Kota Kebanggaan Santri
Program MagangHub ini terbuka luas bagi sektor swasta, BUMN/BUMD, perusahaan multinasional, hingga kementerian dan lembaga pemerintah independent. Melalui skema ini, para lulusan perguruan tinggi berkesempatan memperoleh pengalaman praktik kerja secara langsung di lingkungan profesional.
Pendaftaran mitra dilakukan secara daring (online) melalui portal resmi [https://maganghub.kemnaker.go.id/). Para calon mitra diwajibkan menyiagakan akun SIAPkerja bagi operator resmi yang ditunjuk, dokumen Nomor Induk Berusaha (NIB), serta bukti pelaporan Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) yang aktif.
Tahapan pendaftaran meliputi registrasi operator, pengisian profil instansi/perusahaan, pemenuhan berkas administrasi, hingga penyusunan rancangan lowongan magang. Mitra wajib mencantumkan perincian posisi yang ditawarkan, kualifikasi pendidikan, kurikulum pemagangan, serta lokasi pelaksanaan.
Baca juga: Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Pemkab Lamongan Musnahkan 835.823 Batang senilai Rp 1,23 Miliar
Selanjutnya, tim Kemnaker akan memverifikasi keabsahan data perusahaan, status WLKP, serta kesesuaian kurikulum lowongan dengan regulasi program. Lowongan yang lolos verifikasi akan langsung ditayangkan untuk dilamar oleh calon peserta. Setelah itu, mitra melakukan proses seleksi mandiri dan mengusulkan kandidat terpilih untuk ditetapkan secara resmi oleh Kemnaker.
Kemnaker mengimbau seluruh perusahaan swasta, instansi pemerintah, lembaga negara independen, BUMN, hingga entitas Danantara untuk memanfaatkan kesempatan ini. Pendaftaran mitra penyelenggara MagangHub Batch 3 Angkatan II ditutup pada 29 Oktober 2026. Panduan selengkapnya dapat diakses melalui portal resmi maganghub.kemnaker.go.id.
Editor : Fatih