KLIKJATIM.Com | Pacitan - Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap seorang nelayan bernama Budi (65) yang dilaporkan hilang di perairan Pantai Watu Murep, Kabupaten Pacitan.
Pencarian memasuki hari keempat pada Jumat, setelah satu dari dua nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan meninggal dunia.
Baca juga: Dua Nelayan Pacitan Dilaporkan Hilang, Perahu Ditemukan di Pantai Watu Murep
Dantim Basarnas Trenggalek Muhammad Jazuli Prasetyo mengatakan, Budi, warga Dusun Godeg, Kecamatan Tulakan, dilaporkan hilang sejak Senin (12/10).
"Tim SAR gabungan terus mengoptimalkan pencarian, tetapi tetap mempertimbangkan kondisi cuaca. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas," ujarnya.
Jazuli menjelaskan, operasi pencarian dilakukan melalui penyisiran laut dan pemantauan dari tebing di sekitar pantai. Namun, gelombang tinggi dan angin kencang menjadi tantangan bagi petugas selama proses pencarian.
Berdasarkan rencana operasi, tim membagi personel ke dalam tiga kelompok untuk menyisir area laut seluas sekitar 10,95 mil laut persegi dengan menggunakan tiga set perahu karet.
Baca juga: Sempat Dilaporkan Hilang, Nelayan Situbondo Berhasil Ditemukan Satpol Air Polres Situbondo
Upaya pencarian juga diperluas melalui pemantauan dari tebing di sekitar pantai serta penyebaran informasi kepada nelayan setempat guna memperoleh petunjuk mengenai keberadaan korban.
Di tengah operasi tersebut, tim SAR menerima laporan penemuan jenazah seorang nelayan yang mengapung di laut, sekitar satu mil laut dari lokasi kejadian.
Jenazah ditemukan oleh nelayan yang sedang melaut dan kemudian diidentifikasi sebagai Mislan (68), salah satu dari dua nelayan yang dilaporkan hilang.
Baca juga: Musim Pendakian dan Ancaman Bencana Kemarau, Basarnas Jember Gembleng 35 Potensi SAR Vertical Rescue
Setelah proses identifikasi selesai, petugas mengevakuasi jenazah Mislan melalui Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tawang untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak berwenang.
Sementara itu, pencarian terhadap Budi masih terus dilakukan hingga Jumat. Tim SAR gabungan mengimbau para nelayan yang menemukan tanda-tanda keberadaan korban agar segera menyampaikan informasi kepada petugas untuk mendukung proses pencarian.
Operasi tersebut melibatkan sejumlah unsur, antara lain Pos SAR Trenggalek, BPBD Kabupaten Pacitan, Pos Kamladu Pacitan, SAR MTA, Koramil Ngadirojo, Polsek Ngadirojo, UPT Kelautan, Pokwasmas Tawangsari, Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Dinas Perikanan, nelayan setempat, serta unsur SAR lainnya.
Editor : Wahyudi