KLIKJATIM.Com | Surabaya – Perjalanan transformasi yang konsisten dijalankan PT Terminal Teluk Lamong (TTL) selama lima tahun pascamerger Pelindo kembali membuahkan prestasi membanggakan.
Anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) ini sukses memboyong dua penghargaan bergengsi tingkat nasional sekaligus pada Kamis (8/10/2026).
Baca juga: Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Sediakan Layanan Emas Terintegrasi di Livin' by Mandiri
Dua apresiasi bergengsi tersebut meliputi penghargaan Sustainable Port Innovation of the Year pada ajang Indonesia Logistics Awards (ILA) 2026 di Jakarta, serta kategori Media Internal Subkategori Video Profile pada ajang The 8th Anugerah HUMAS INDONESIA (AHI) 2026 di Surakarta.
Pencapaian ganda ini menjadi kado manis peringatan lima tahun integrasi Pelindo yang mengusung tema "5 Tahun Bersatu, Bersama Kita Maju", sekaligus membuktikan keberhasilan TTL dalam mengintegrasikan keandalan operasional, green port, dan komunikasi korporat yang transparan.
Sekretaris Perusahaan dan Hukum PT Terminal Teluk Lamong, Syaiful Anam, mengungkapkan bahwa deretan penghargaan ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh insan perusahaan untuk terus memberikan pelayanan kepelabuhanan yang produktif, efisien, dan ramah lingkungan.
"Penghargaan ini menjadi bukti bahwa langkah transformasi yang dilakukan TTL selama lima tahun bersama Pelindo semakin diakui secara nasional. Bagi kami, inovasi bukan sekadar menghadirkan teknologi baru, melainkan bagaimana perubahan tersebut memberikan manfaat nyata bagi pengguna jasa, lingkungan, dan masyarakat," ujar Syaiful Anam, Sabtu (10/10/2026).
Sepanjang lima tahun masa integrasi, TTL terus melakukan modernisasi sistem operasional secara masif. Langkah strategis yang telah dijalankan antara lain penanganan tantangan arus kuat di dermaga domestik, skema Berthing Priority dan Berthing Window, hingga peluncuran Terminal Booking System (TBS).
Baca juga: Kasus ISPA di Jatim Melonjak, September Tembus 252 Ribu
Selain itu, TTL sukses mempercepat pergerakan alur kapal melalui layanan Express Anchorage Zone Service (EAZI) serta penguatan integrasi operasional di tiga terminal utama, yaitu TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian.
Sisi pelestarian lingkungan (green port) turut dipacu melalui elektrifikasi peralatan bongkar muat, efisiensi energi, hingga program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berbasis masyarakat seperti budidaya kepiting soka dan pemberdayaan UMKM lokal.
Kemenangan di ajang Anugerah HUMAS INDONESIA (AHI) 2026 juga menegaskan keunggulan strategi komunikasi publik TTL dalam menyampaikan capaian kinerja dan transformasi digital secara informatif serta transparan kepada para pemangku kepentingan.
Anam menambahkan bahwa reputasi positif perusahaan harus berakar dari kualitas pelayanan nyata yang dirasakan oleh para pengguna jasa logistik di lapangan.
"Reputasi yang baik dibangun terutama melalui kinerja dan pelayanan yang dirasakan langsung oleh pengguna jasa. Tugas komunikasi korporat adalah memastikan berbagai inovasi dan manfaat tersebut tersampaikan dengan baik kepada publik," imbau Anam.
Memasuki babak baru pasca lima tahun merger Pelindo, PT Terminal Teluk Lamong berkomitmen untuk terus memantapkan diri menuju ekosistem pelabuhan yang smart, green, and sustainable guna memperkuat efisiensi rantai pasok logistik dan daya saing maritim Indonesia
Editor : Fatih