KLIKJATIM.Com | Kediri - Kinerja penggilingan tebu di Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo, Kediri, menjadi angin segar bagi petani tebu di wilayah sekitar. Kelancaran proses giling memberikan kepastian bagi petani dalam menyalurkan tebu yang telah memasuki masa panen, sekaligus memastikan hasil budidaya dapat terserap untuk selanjutnya diolah menjadi gula.
PG Ngadiredjo merupakan salah satu unit produksi PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) yang memiliki peran dalam menyerap hasil panen tebu petani sekaligus mendukung keberlangsungan produksi gula nasional. Pada musim giling 2026, kegiatan penerimaan dan pengolahan tebu terus berlangsung dengan dukungan pasokan dari wilayah kerja PG Ngadiredjo.
Baca juga: Raih 14 Medali Dari 10 Atlet, Perjuangan Atlet Paralimpik Kota Kediri Ini Bikin Kejutan
Bagi petani, kepastian penyerapan menjadi faktor penting ketika memasuki masa panen. Tebu yang telah mencapai waktu tebang perlu segera dikirim ke pabrik agar dapat diproses melalui tahapan penggilingan dan memberikan hasil dari usaha budidaya yang telah dilakukan.
Salah satu petani tebu, Isma’il, menyampaikan rasa lega karena tebu yang telah dipanen dapat diterima dan digiling di PG Ngadiredjo.
Baca juga: Pemkab Kediri Bangun Akses Jalan menuju Stadion GDJ
“Kami sebagai petani tentu merasa lega ketika tebu yang sudah siap panen bisa terserap dan digiling. Dengan adanya kepastian penyerapan seperti ini, kami lebih tenang dalam menjalankan proses panen dan mengirimkan tebu ke pabrik. Harapannya, kerja sama antara petani dan PG Ngadiredjo bisa terus berjalan dengan baik dan semakin mendukung petani tebu,” ujar Isma’il.
Penyerapan hasil panen petani menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kesinambungan ekosistem industri gula. Rantai tersebut dimulai dari kegiatan budidaya di tingkat petani, proses panen dan pengiriman tebu, hingga pengolahan di pabrik gula. Kelancaran kegiatan giling di PG Ngadiredjo turut menjaga agar seluruh rangkaian tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan.
Baca juga: PG Meritjan Tahun Ini Berhasil Giling 2,5 Juta Ton Tebu
Bagi SGN, keberlangsungan musim giling tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian produksi gula. Operasional pabrik juga menjadi bagian dari upaya menjalankan fungsi penyerapan hasil panen petani. Untuk itu, SGN terus mendorong optimalisasi operasional pabrik sekaligus memperkuat sinergi dengan petani di wilayah kerja.
Melalui PG Ngadiredjo, SGN berkomitmen menjaga proses penyerapan tebu petani agar berjalan secara optimal serta mendukung keberlanjutan usaha tani tebu. Hubungan dan kerja sama yang baik antara pabrik dan petani menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem industri gula nasional, sekaligus mendukung upaya mewujudkan swasembada gula.
Editor : Wahyudi