KLIKJATIM.Com | Sidoarjo — Tuntutan bagi para tenaga pendidik untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital disikapi secara progresif oleh SMPN 2 Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.
Melalui wadah Hari Belajar Guru (HBG), sekolah tersebut menggelar workshop bertajuk “Inovasi Pembelajaran MGMPS: Pembuatan Aplikasi Android (Part 1)” yang berlangsung di Ruang Guru SMPN 2 Wonoayu.
Baca juga: HUT PMI, 5.268 Pendonor Darah di Sidoarjo Terima Penghargaan
Kegiatan pelatihan yang diikuti jajaran dewan guru tersebut dirancang untuk mengasah keterampilan teknis guru dalam merancang media pembelajaran berbasis aplikasi seluler.
Kepala SMPN 2 Wonoayu, Amaliah, menyampaikan bahwa program HBG merupakan agenda rutin sekolah dalam membangun budaya belajar yang berkelanjutan di kalangan para pendidik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin guru semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Harapannya, kemampuan yang diperoleh bisa diterapkan dalam pembelajaran sehingga lebih kreatif, inovatif, dan bermakna bagi siswa,” ujar Amaliah.
Baca juga: Pria Asal Taman Sidoarjo Diamankan Karena Paksa Threesome Ibu dan Anaknya
Mengusung jargon "Guru Hebat Menginspirasi Pembelajaran Bermakna", sesi pelatihan menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yaitu Amaliah, S.S., M.Pd. dan Dr. Liza, S.Pd., MM, M.Pd.
Dalam sesi pertama tersebut, para peserta mendapatkan pendampingan intensif dari tingkat pemahaman konsep dasar hingga tahap praktis mendesain materi pembelajaran ke dalam sistem aplikasi Android. Hasil dari workshop ini nantinya akan dikembangkan lebih lanjut melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran Sekolah (MGMPS).
Amaliah menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi di sekolah bukan sebatas gaya hidup digital, melainkan strategi nyata untuk menciptakan iklim belajar yang interaktif serta mendukung pembelajaran mendalam (deep learning).
Baca juga: Perkuat Akses Dunia Kerja Mahasiswa dan Alumni, Kemnaker dan Unsoed Jajaki Perpanjangan MoU
“Kami ingin inovasi ini terintegrasi dengan berbagai mata pelajaran. Termasuk untuk meningkatkan literasi dan numerasi sehingga penerapannya tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari proses pembelajaran,” paparnya.
Melalui penguatan kompetensi digital guru ini, SMPN 2 Wonoayu berkomitmen untuk melahirkan para pendidik yang siap menjawab tantangan zaman dan mampu menghadirkan metode pengajaran yang relevan dengan kebutuhan generasi digital saat ini.
Editor : Fatih