Target PAD Lamongan 2026 Tembus Rp1 Triliun, Pak Yes Pastikan Tak Bebani Masyarakat

Reporter : Rozy
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Pak Yes) menyampaikan arahan strategis terkait target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026.

KLIKJATIM.Com | Lamongan — Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan bahwa kenaikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lamongan tahun 2026 yang menembus angka Rp1 triliun tidak dirancang untuk menambah beban ekonomi masyarakat. Kenaikan tersebut berfokus pada langkah optimalisasi potensi pendapatan daerah yang belum tergarap secara maksimal.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Pak Yes saat bertindak sebagai pembina Apel Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di Halaman Kantor Pemkab Lamongan, Kamis (17/9/2026).

Baca juga: Produktivitas Tembus 11,3 Ton/Ha, Pemkab Lamongan Salurkan Bantuan Irigasi di Desa Truni

“Target PAD Rp1 triliun, menaikkan target PAD ini bukan berarti menaikkan beban masyarakat, tapi adalah optimalisasi pendapatan yang belum optimal. Kemarin masih banyak hal perlu digali, yang ini memang menjadi pendapatan daerah. Semua ini menjadi spirit dan semangat bersama, karena PAD menjadi sumber kita bersama di tengah desentralisasi desa yang tidak baik-baik saja, mari terus bertumbuh, terus berdaya, dan berdinamika,” ujar Pak Yes di hadapan ribuan insan KORPRI.

Dalam kesempatan tersebut, Pak Yes mengingatkan kembali tiga tugas utama pemerintah daerah, yakni menyelenggarakan pelayanan publik, melaksanakan pembangunan, dan mendorong pemberdayaan masyarakat.

Baca juga: Gempur Rokok Ilegal! Tim Gabungan Lamongan Amankan 9.680 Batang Rokok Tanpa Izin

Ia meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang tergabung dalam KORPRI Lamongan untuk berintegrasi dan berkontribusi aktif dalam mensukseskan 15 program prioritas Kabupaten Lamongan.

“Mari kita sukseskan, karena dengan mensukseskan 15 program ini dengan sendirinya kita akan mensukseskan tugas kita di pemerintahan,” tegasnya.

Baca juga: Ditunjuk Tuan Rumah Extranas Ke-8 Tahun 2026, Lamongan Sambut Ribuan Peserta MA Plus Keterampilan se-Indonesia

Menghadapi tuntutan zaman yang terus berkembang, Pak Yes mengimbau para pegawai pemerintah untuk adaptif dan responsif terhadap perubahan ekspektasi publik. KORPRI diminta meninggalkan cara kerja konvensional dan beralih ke pola pelayanan yang lebih ramah masyarakat.

“Masyarakat semakin berubah, tuntutan masyarakat juga berubah, untuk itu kita juga harus merubah cara kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kita harus memberikan cara yang lebih simpel, lebih mudah, lebih bisa diterima masyarakat, dan lebih bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru