KLIKJATIM.Com | Jember - Memasuki Lebaran, sejumlah agen LPG di Kabupaten Jember menambah pasokan, khususnya tabung elpiji subsidi isi 3 Kg. Mereka rata-rata menambah pasokan hingga 15 persen dari konsumsi normal.
[irp]
Baca juga: Polisi Ungkap Curanmor di Jember, Satu Residivis Ditangkap dan Terlibat 18 TKP
Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi lonjakan permintaan saat puasa dan Lebaran. Walau begitu, masih ada toko kelontong yang kehabisan stok tabung gas bersubsidi khusus masyarakat miskin tersebut.
M Satib, salah satu agen elpiji, mengaku, dalam menyikapi Ramadan sampai Lebaran, Pertamina menambah jatah ke sejumlah agen. “Penambahannya sekitar 15 persen,” ujarnya.
Dia menambah pasokan sebagai upaya memenuhi kebutuhan masyarakat yang umumnya naik saat Ramadan hingga Lebaran. Apalagi sejak pandemi Covid-19, banyak warga memilih berdiam di rumah saja. Tentu saja kebutuhan akan bahan bakar gas itu meningkat.
Baca juga: 100 Ojol Perempuan Terima Bantuan Sembako dari Mantan Driver Ojol di Amerika Serikat
[irp]
Berbeda dengan resmi, beberapa toko eceran malah kekurangan pasokan. Di toko pracangan di Jl Teuku Umar. Toko yang berada di pinggir jalan itu memajang tulisan bahwa tabung LPG 3 Kg habis. Menurut Priyo Widodo, pemilik toko, mengaku, walau tokonya itu berada di pinggir jalan, tapi untuk urusan jual elpiji sama saja seperti toko kelontong di kampung.
Baca juga: Kapolres Jember Ungkap Motif Pembunuhan Kurir Dilatarbelakngi Dendam Lama
"Artinya, elpiji yang dikirim tidak langsung dari agen. Mungkin sub-subnya agen yang kirim ke toko,” terangnya.
Dia mengaku sudah meminta ke sub-sub agen untuk mengirim tabung elpiji subsidi khusus masyarakat miskin tersebut. “Sekitar satu minggu sudah minta kirim. Tapi nggak dikirim-kirim,” jelasnya. (hen)
Editor : Abdus Syukur