OTT KPK Tangkap Dirjen Kementerian ATR dan Dua Kepala BPN di Bogor

Reporter : Hirna Ramadhanianto
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KLIKJATIM.Com | Jakarta  -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap seorang direktur jenderal pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) hingga dua kepala Kantor Pertanahan dalam operasi tangkap tangan (OTT) ke-20 sepanjang 2026.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan ketiga pejabat tersebut menjadi bagian dari 17 orang yang ditangkap dalam OTT lembaga antirasuah.

Baca juga: KPK Tahan Anggota DPRD Jatim Moch Mahrus dalam Kasus Dugaan Suap Dana Hibah

“Tim mengamankan sejumlah 17 orang, di antaranya dirjen di lingkungan Kementerian ATR/BPN, kemudian kepala kantah di Kabupaten Bogor, dan juga kepala kantah di Tangerang, serta beberapa pihak lainnya,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin.

Ketika ditanya lebih lanjut terkait identitas ketiga pejabat tersebut, Budi mengonfirmasi bahwa mereka adalah Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantah Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, serta Kepala Kantah Kota Tangerang Tardi.

Baca juga: Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim Memanas, KPK Kembali Tahan Tiga Tersangka

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto mengonfirmasi pihaknya melakukan OTT ke-20 sepanjang 2026.

Baca juga: Tiga Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Komisi II DPR Desak Kemendagri Perkuat Pengawasan

Ketika ditanya siapa saja pihak yang ditangkap, Setyo mengatakan salah satunya adalah pihak di salah satu kantor pertanahan.

“Kantah dan beberapa pihak lain,” kata Setyo kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Editor : Ratno

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru