Gubernur Minta Pasar Tradisional Jalankan Social Distancing

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kebiasaan masyarakat berbelanja kebutuhan untuk perayaan lebaran diminta diwaspadai, terutama dalam penerapan social distancing. Untuk itu Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim melakukan pengawasan.

[irp]

Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan

"Menjelang lebaran biasanya warga banyak yang belanja bahan makanan, Disperindag Jatim dan kabupaten/kota harus mengawasi jangan sampai social distancing tidak dijalankan," ungkap gubernur saat memberikan keterangan pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (22/5/2020) malam.

Agar penularan Covid-19 bisa terus ditekan, gubenur berharap pelaksanaan protokol Covid-19 bisa dijalankan hingga tingkat pedagang seperti memakai master, menyiapkan alat pengukur suhu tubuh, dan menjaga jarak.

Baca juga: Peluang Besar untuk Sampang: Pengembangan Lapangan Hidayah Buka Potensi Jadi Daerah Penghasil Migas

“Penambahan sarana cuci tangan dan hand sanitizer di sejumlah pintu masuk juga harus disiapkan, agar semua aman maka pintu keluar dan masuk pasar haru dibedakan," harapnya.

Selain itu menurut gubernur, Disperindag juga akan melakukan inisiasi sistem sift atau ganjil genap bagi pedagang.

Baca juga: Semarakkan HUT Ke-81 RI, Pelindo Terminal Petikemas Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk 200 Balita dan Lansia

“Sistem sift bagi pedagang akan terus kita inisiasikan ke sejumlah pemerintah daerah kabupaten dan kota serta pengelola pasar," tegasnya. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru