SAGITA, Strategi PT Smelting Berantas Stunting di Gresik

klikjatim.com
Muhammad Fuad, Assistant Manager of General Affairs PT Smelting saat menyerahkan bantuan program SAGITA ke masyarakat

KLIKJATIM.Com | Gresik  – PT Smelting memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Gresik melalui Program Sahabat Gizi Kita (SAGITA).

Program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) tersebut diwujudkan melalui penyaluran Paket Makanan Tambahan (PMT) bagi bayi bawah satu tahun (batuta) dan balita yang berisiko mengalami stunting.

Program SAGITA menjadi salah satu strategi PT Smelting untuk memberikan intervensi gizi sekaligus meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pemenuhan nutrisi dan pola pengasuhan anak pada periode emas 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2025, angka stunting di Gresik masih mencapai 15,2 persen. Di sisi lain, lebih dari 24 ribu warga Gresik tercatat memiliki risiko mengalami stunting. Kondisi tersebut mendorong PT Smelting untuk mengambil peran melalui program intervensi yang menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui SAGITA, PT Smelting berkomitmen untuk hadir secara langsung membantu pemenuhan gizi anak-anak di usia emas mereka sekaligus membantu menanggulangi permasalahan stunting di sekitar wilayah operasi kami,” ungkap Muhammad Fuad, Assistant Manager of General Affairs PT Smelting.

Dalam pelaksanaannya, program pemulihan status gizi dilakukan secara bertahap kepada 17 batuta dan 81 balita. Bantuan disalurkan secara langsung di dua lokasi, yakni TPA TAAT, Kecamatan Manyar, dan TPA Al Umah, Kecamatan Gresik.

Penyaluran dilakukan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan ketepatan sasaran. Selain memastikan bantuan diterima oleh penerima manfaat yang membutuhkan, PT Smelting juga menjaga kualitas produk nutrisi selama proses distribusi.

Tak hanya berfokus pada pemberian makanan tambahan, SAGITA juga dirancang sebagai program pendampingan yang mencakup pelatihan pengasuhan serta pendampingan perubahan perilaku konsumsi dan pola makan (dietary behavior) bagi orang tua dan anak yang membutuhkan intervensi khusus.

Melalui program tersebut, PT Smelting turut memperkenalkan konsep Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang diluncurkan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Program ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pengasuhan anak di Indonesia.

Dengan demikian, SAGITA tidak hanya ditempatkan sebagai program bantuan pangan, tetapi sebagai pendekatan terpadu yang menggabungkan pemenuhan gizi, edukasi, pengasuhan, dan pendampingan keluarga.

Melalui konsistensi pelaksanaan SAGITA, PT Smelting berharap dapat berkontribusi terhadap peningkatan status gizi anak sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting, khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru