KLIKJATIM.Com | Tulungagung -Petugas gabungan menyiapkan jaring perangkap untuk menangkap buaya muara yang beberapa kali muncul di kawasan pesisir selatan Kabupaten Tulungagung.
Camat Besuki Andik Andewiyanto, mengatakan, tim gabungan yang terdiri atas Polri, TNI, Kementerian Kelautan dan Perikanan, BPBD, Damkar, serta Forkopimcam Besuki telah berkoordinasi untuk menyusun rencana penangkapan dan evakuasi buaya.
Baca juga: Tak Datang di Rapat, Ternyata Wakil Kepala Stasiun Tulungagung Meregang Nyawa di Kamar Kos
"Tim gabungan telah berkoordinasi untuk menyusun rencana penangkapan dan evakuasi buaya yang berkeliaran di pesisir selatan," katanya.
Lanjut dia, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pengamanan masyarakat sekaligus penanganan satwa liar tersebut.
Selain memasang jaring perangkap, petugas akan melakukan patroli dan penyisiran di sepanjang kawasan pesisir untuk memantau keberadaan buaya.
Jaring akan dipasang pada tiga lokasi yang dinilai menjadi titik kemunculan satwa tersebut.
Baca juga: Kandang Dilalap Api, 7.000 Ekor Ayam di Tulungagung Jadi Ayam Bakar
Petugas akan berupaya melakukan penangkapan apabila buaya kembali muncul, terutama saat berada di daratan sehingga proses evakuasi dapat dilakukan dengan lebih aman.
"Jaring akan dipasang di tiga lokasi. Tim juga akan bersiaga apabila buaya muncul kembali," ujarnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nanang Murdiyanto mengatakan petugas gabungan disiagakan selama 24 jam di kawasan Pantai Sidem untuk mengantisipasi kemunculan buaya sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Baca juga: Dinkes Tulungagung Evaluasi SPPG Pakisrejo Pasca Keracunan
Petugas juga mengimbau masyarakat tidak mendekati lokasi yang menjadi titik kemunculan buaya dan segera melaporkan kepada petugas apabila kembali melihat satwa tersebut.
"Kami mengimbau masyarakat selalu waspada terhadap kemunculan buaya di pantai selatan. Jika mengetahui kemunculan buaya, segera laporkan kepada petugas gabungan," katanya.
Editor : Wahyudi