Pria 73 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Gapura Sumenep

Reporter : Hendra
Pria lanjut usia berinisial M (73) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Jumat pagi.

KLIKJATIM.Com | Sumenep – Warga Dusun Longos, Desa Longos, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria lanjut usia di dalam rumahnya pada Jumat (7/8/2026). Korban berinisial M (73), yang sehari-hari bekerja sebagai petani, ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 05.00 WIB.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan oleh pihak keluarga dan warga kepada aparat Desa Longos, sebelum akhirnya diteruskan ke Polsek Gapura Polresta Sumenep sekitar pukul 09.30 WIB.

Baca juga: PAN Sumenep Perkuat Struktur hingga Desa, 500 Relawan Dikukuhkan

Mendapati laporan warga, Kapolsek Gapura bersama personel bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Petugas langsung mengamankan area sekitar sekaligus berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Sumenep serta tim medis dari Puskesmas Gapura untuk proses olah TKP dan pengumpulan keterangan saksi.

Berdasarkan hasil penggalian informasi awal di lapangan, korban diketahui memiliki riwayat penyakit menahun yang sudah lama diderita.

Kapolresta Sumenep, Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, menyampaikan bahwa pihak keluarga memilih untuk tidak melanjutkan proses pemeriksaan medis secara mendalam.

Baca juga: Terungkap di Sidang Korupsi, 133 Kuota BSPS Kediri Dipindah ke Sumenep

"Dugaan penyebab kematian berdasarkan temuan awal dan keterangan keluarga, sementara kepastian medis tidak dapat diperoleh lantaran pihak keluarga menolak pelaksanaan visum maupun autopsi," ujar Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, Sabtu (8/8/2026).

Pernyataan penolakan autopsi tersebut telah dituangkan secara resmi dalam surat pernyataan tertulis. Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa ini sebagai musibah murni dan tidak akan menuntut atau membawa perkara ini ke jalur hukum.

Baca juga: Sae Rassa Buka 24 Jam, MYZE Hotel Sumenep Siapkan Promo Kemerdekaan

Atas kejadian tersebut, Polresta Sumenep mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa memberikan perhatian lebih terhadap kondisi psikologis dan kesehatan anggota keluarga, khususnya lansia atau warga yang sedang berjuang melawan penyakit kronis.

"Jika menemukan seseorang yang menunjukkan tanda-tanda tekanan emosional atau keputusasaan, masyarakat diminta segera melibatkan keluarga, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, atau tenaga profesional agar yang bersangkutan mendapat pendampingan yang tepat," pungkas Ariek.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru