KLIKJATIM.Com | Gresik – Rumah Sakit Wates Husada (RSWH) Balongpanggang menerima Giri Pancasuar Award 2026 dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial yang berdampak bagi masyarakat.
Penghargaan diserahkan Kepala Staf Kodim 0817/Gresik, Mayor Inf. Siari, kepada Direktur Utama RS Wates Husada, dr. Titin Ekowati, pada malam penganugerahan Giri Pancasuar Award 2026 di Hotel Aston Gresik, Rabu (5/8/2026).
Ketua PWI Kabupaten Gresik, Deni Ali Setiono, mengatakan RS Wates Husada dinilai konsisten mengembangkan program rehabilitasi yang tidak hanya mendukung program pemerintah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas konsistensi RS Wates Husada dalam menghadirkan layanan rehabilitasi medis dan sosial. Program yang dijalankan tidak hanya mendukung pemerintah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya generasi yang lebih sehat dan produktif," ujar Deni.
Menurut Deni, Giri Pancasuar Award diberikan kepada tokoh, perusahaan, lembaga, maupun pelaku usaha yang dinilai memiliki kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah melalui berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Baca juga: Bekerja Sama dengan BNN, RS Wates Husada Siapkan Layanan Rehabilitasi Narkoba
Direktur Utama RS Wates Husada, dr. Titin Ekowati, mengatakan layanan rehabilitasi yang dikembangkan rumah sakit bertujuan memulihkan kemampuan fisik, mental, dan sosial pasien agar dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.
"Kami menghadirkan layanan rehabilitasi secara menyeluruh melalui kolaborasi dokter spesialis, fisioterapis, psikolog, dan pekerja sosial. Harapannya, pasien tidak hanya pulih secara medis, tetapi juga mampu kembali beraktivitas, berinteraksi, dan berperan di tengah keluarga maupun masyarakat," kata dr. Titin.
Ia menjelaskan layanan tersebut diperuntukkan bagi pasien pascastroke, cedera, gangguan kejiwaan, hingga penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA).
Baca juga: Rayakan HUT ke-14, RS Wates Husada Apresiasi Karyawan Berprestasi dengan Hadiah Umroh
Selain rehabilitasi medis, RS Wates Husada juga mengembangkan rehabilitasi sosial melalui layanan psikiatri dan rehabilitasi psikososial. Program ini meliputi konseling, terapi aktivitas kelompok, pelatihan keterampilan hidup (life skills), serta pendampingan reintegrasi sosial sebagai bekal pasien untuk kembali beradaptasi dengan lingkungan setelah menjalani perawatan.
"Rehabilitasi sosial menjadi bagian penting dari proses pemulihan. Melalui pendampingan psikososial dan pelatihan keterampilan, kami ingin membantu pasien memperoleh kembali kepercayaan diri, kemandirian, serta kualitas hidup yang lebih baik," pungkasnya.
Editor : Abdul Aziz Qomar