KLIKJATIM.Com | Jombang – Program Studi S1 Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar workshop pendampingan implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) berbasis kearifan lokal bagi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kabupaten Jombang.
Kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 1 Jombang ini menjadi bagian dari pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Baca juga: Dewa19 dan Padi Reborn Siapkan Konser Reuni Spektakuler di Surabaya
Workshop dipimpin oleh Ketua Tim PKM, Dr. Sugiantoro, M.Pd., bersama tim dosen Prodi S1 Pendidikan IPS UNESA, yakni Katon Galih Setyawan, S.Sos., M.A., Ali Imron, M.Sos., M.A., Dhimas Bagus Virgiawan, M.Pd., Dr. Niswatin, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Khusnul Khotimah, S.Pd., M.Pd. Kegiatan juga menghadirkan praktisi pendidikan dari MAN 1 Jombang, Yunita Kurnia Imawati, S.Pd., serta melibatkan mahasiswa Prodi S1 Pendidikan IPS, Alya Nainawa Tsaqifah dan Raditka Rafi Permana.
Mengusung tema "Pendampingan Implementasi Pembelajaran Mendalam Berbasis Kearifan Lokal", workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru IPS dalam merancang pembelajaran yang lebih inovatif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Para peserta mendapatkan materi mengenai konsep deep learning, strategi mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran IPS, hingga pendampingan penyusunan perangkat ajar yang dapat diterapkan di sekolah.
Baca juga: Dosen FISH UNESA Bersama PPI Taiwan Dorong Penguatan Identitas Budaya Diaspora Indonesia
Pelaksanaan workshop dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, sesi tanya jawab, serta praktik penyusunan perangkat pembelajaran. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya guru-guru MGMP IPS Kabupaten Jombang berbagi pengalaman dan berdiskusi mengenai tantangan maupun peluang penerapan pembelajaran mendalam di ruang kelas.
Ketua MGMP IPS Kabupaten Jombang, Amhilhum Ruwaida, S.Pd., yang juga guru SMP Negeri 2 Ngoro, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan guru dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan.
Baca juga: Gandeng UNESA, SMK Sunanul Muhtadin Gresik Hadirkan Pembelajaran Digital Interaktif Berbasis QR Code
"Kami berharap kegiatan pelatihan seperti ini dapat kembali dilaksanakan pada kegiatan MGMP berikutnya. Jangan lupa hadir lagi di Kabupaten Jombang karena guru-guru IPS masih membutuhkan pendampingan dan berbagi praktik baik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah," ujarnya.
Melalui program ini, Prodi S1 Pendidikan IPS FISIPOL UNESA berharap kemitraan dengan MGMP IPS Kabupaten Jombang dapat terus diperkuat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas guru diharapkan mampu melahirkan inovasi pembelajaran berbasis kearifan lokal yang berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran IPS serta mutu pendidikan di Indonesia.
Editor : Abdul Aziz Qomar