KLIKJATIM.Com | Surabaya – Memasuki tahun ajaran baru, mobilitas pelajar menuju sekolah kembali meningkat. PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) mengingatkan para pelajar yang telah memenuhi syarat mengendarai sepeda motor agar selalu mengutamakan keselamatan berkendara sebelum berangkat ke sekolah.
Melalui kampanye #JagoCari_AmanBiarHappy, MPM Honda Jatim mengajak pelajar membiasakan perilaku berkendara yang aman, disiplin, dan bertanggung jawab. Tujuannya bukan hanya agar tiba di sekolah tepat waktu, tetapi juga untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim, Hari Setiawan, menegaskan bahwa setiap pengendara harus memenuhi ketentuan yang berlaku sebelum mengendarai sepeda motor. Hal tersebut meliputi kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM), penggunaan helm berstandar SNI, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan.
"Jangan hanya mengejar waktu agar tidak terlambat ke sekolah. Pastikan juga pengendara dan sepeda motor sudah siap digunakan. Gunakan helm dengan benar, kenakan jaket dan sepatu, lalu periksa kondisi rem, lampu, ban, hingga bahan bakar sebelum berangkat. Langkah sederhana ini sangat penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan," ujar Hari.
Selain kesiapan kendaraan, pelajar juga diimbau berangkat lebih awal agar tidak tergesa-gesa di jalan. Mereka diingatkan untuk mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman dengan kendaraan lain, mengendarai motor sesuai batas kecepatan, serta tidak menggunakan telepon genggam selama berkendara.
Baca juga: Ratusan Pengguna Honda PCX Touring ke Bromo, MPM Honda Jatim Gelar Road to PCX Day Explore East Java
Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim, Suhari, mengatakan bahwa budaya keselamatan berkendara harus ditanamkan sejak usia muda agar menjadi kebiasaan yang terus terbawa hingga dewasa.
"Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter sebagai pengguna jalan yang bertanggung jawab. Kami mengajak seluruh pelajar yang telah memenuhi persyaratan berkendara untuk selalu menerapkan prinsip #Cari_Aman. Keselamatan harus menjadi prioritas demi diri sendiri maupun keluarga yang menanti di rumah," kata Suhari.
MPM Honda Jatim juga mengingatkan bahwa pelajar yang belum memiliki SIM atau belum memenuhi batas usia sesuai peraturan sebaiknya tidak mengendarai sepeda motor ke sekolah. Peran orang tua dinilai sangat penting untuk memastikan anak menggunakan moda transportasi yang aman dan sesuai ketentuan.
Baca juga: Honda People MPM Honda Jatim Borong Prestasi di Kontes Layanan Honda Nasional 2026
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan budaya keselamatan berkendara, MPM Honda Jatim secara rutin menggelar edukasi safety riding di sekolah, perguruan tinggi, komunitas, hingga perusahaan. Selain itu, masyarakat juga dapat mengikuti pelatihan di MPM Safety Riding Center, Sedati, Sidoarjo, yang dipandu instruktur Safety Riding Honda bersertifikat.
Melalui kampanye #JagoCari_AmanBiarHappy, MPM Honda Jatim berharap semakin banyak generasi muda memahami bahwa keselamatan berkendara berawal dari kesiapan diri, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta kepedulian terhadap sesama pengguna jalan.
Editor : Abdul Aziz Qomar