KLIKJATIM.Com | Magetan - Tim Penanggulangan Covid-19 Dinkes Magetan memastikan 32 pasien Covid-19 masih menjalani perawatan dan isolasi di karantina fasilitas khusus Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan. Kendati sudah diisolasi sejak 4 Mei lalu, mereka baru bisa dipulangkan jika hasil tes Swab PCR sudah negatif.
[irp]
Baca juga: Masyarakat Madiun Padati Honda Premium Matic Day, Jajaran Skutik Premium Jadi Primadona
Ketua Tim Penanggulangan Covid-19 Dinkes Magetan Didik Setyo Margono menjelaskan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil swab test kedua. Jika hasil laboratorium negatif, pasien akan segera dipulangkan. Namun, sesuai prosedur, mereka harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.
Dikatakan, pengambilan swab terakhir dilakukan sekitar sepekan lalu. 32 pasien yang berada di karantina fasilitas khusus itu dalam kondisi sehat. Penanganan yang diberikan petugas medis adalah mengoptimalkan status kesehatan mereka. "Mereka makan teratur tiga kali sehari sangat dijaga," kata Kabid Penanggulangan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Magetan itu.
Ditambahkan, pasien ii juga disediakan sarana olahraga. Tiap pagi mereka rutin berjemur di bawah sinar matahari. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) juga sangat dianjurkan di sana. "Kami sediakan peralatan cuci tangan dan masker. Mereka diisolasi, tidak boleh ke mana-mana," tuturnya.
Baca juga: Jadi Tersangka dan Ditahan Jaksa, Ketua DPRD Magetan Mewek
Selain 32 orang yang ditempatkan di fasilitas khusus tersebut, kata Didik, ada empat pasien lain yang juga dipantau kondisi kesehatannya. Keempat pasien itu menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Kondisinya sampai saat ini juga bagus. Kami pantau terus perkembangannya.
[irp]
Sementara itu, kurva kasus Covid-19 di Magetan mengalami pergerakan. Itu terjadi setelah dua pasien positif dipulangkan dari rumah sakit swasta di Surabaya, Sabtu (16/5). Pasutri asal Kecamatan Poncol itu terpapar korona dari klaster pabrik rokok Sampoerna. Keduanya kini dirawat di ruang isolasi RSUD dr Sayidiman karena karantina fasilitas khusus dinkes sudah penuh.
Baca juga: Dukun Magetan Cabuli Istri Pasien dengan Dalih Ritual Pengobatan
Pada hari yang sama, ditemukan tiga kasus positif Covid-19 baru hasil contact tracing terhadap pasien positif di lingkup Ponpes Al Fatah, Temboro. Ketiga pasien tanpa gejala itu masing-masing berasal dari Kecamatan Karas, Bendo, dan Plaosan. Saat ini ketiganya menjalani isolasi di rumah masing-masing.
Sementara, kemarin dua warga Kecamatan Karas dinyatakan positif terpapar korona. Pasien ke-59 sebelumnya berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Saat ini pasien laki-laki usia 59 tahun itu tengah dirawat di RSUD dr Sayidiman Magetan.Sedangkan seorang pasien lainnya, pria 51 tahun, tengah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit Ponorogo. Pasien tersebut sebelumnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). (hen)
Editor : Redaksi