Petugas Lapas Surabaya Gagalkan Penyelundupan Ekstasi, Pembesuk Nekat Simpan Pil di Mulut

Reporter : Satria Nugraha
Pengunjung berinisial IA (32) saat diinterogasi petugas Lapas Surabaya

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Petugas Lapas Kelas I Surabaya berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ekstasi yang dilakukan seorang pengunjung pada Selasa (14/7). Satu butir pil ekstasi berwarna merah muda ditemukan disembunyikan di dalam mulut pelaku saat menjalani pemeriksaan sebelum memasuki area lapas.

Pengunjung berinisial IA (32) diketahui datang untuk membesuk seorang warga binaan berinisial Z yang sedang menjalani hukuman 10 tahun penjara dengan subsider enam bulan dalam perkara narkotika.

Baca juga: Bupati Subandi Instruksikan Proyek Jalan Bluru Kidul Sidoarjo Rampung Tepat Waktu

Upaya penyelundupan itu terungkap ketika petugas mencurigai gerak-gerik IA saat pemeriksaan badan. Kecurigaan tersebut mendorong petugas melakukan pemeriksaan lebih mendalam hingga akhirnya menemukan satu butir pil ekstasi seberat bruto 0,36 gram yang dibungkus plastik dan disembunyikan di dalam mulut pelaku.

Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, memberikan apresiasi atas kejelian dan kesigapan petugas yang berhasil menggagalkan penyelundupan tersebut. Ia mengatakan berbagai modus penyelundupan narkoba ke dalam lapas terus berkembang sehingga seluruh petugas dituntut selalu waspada.

"Modus penyelundupan narkoba semakin beragam. Ada yang mencoba menyembunyikan di dalam barang bawaan, pakaian, kelamin, bahkan seperti kejadian ini disimpan di dalam mulut. Namun dengan ketelitian dan profesionalisme petugas, upaya tersebut berhasil digagalkan," ujar Sohibur dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026).

Baca juga: Diduga Bocor, Razia Dipimpin Wabup Sidoarjo Hanya Dapat Segelintir LC

Menurut Sohibur, Lapas Kelas I Surabaya berkomitmen mendukung program pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan sesuai arahan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Program Akselerasi. Program tersebut juga menitikberatkan pada pemberantasan penggunaan telepon genggam ilegal serta praktik penipuan di dalam lapas.

Ia menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam lapas.

"Komitmen kami jelas, Lapas Kelas I Surabaya harus bersih dari narkoba dan barang-barang terlarang. Karena itu seluruh jajaran terus kami dorong untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperketat setiap proses pemeriksaan," tegasnya.

Baca juga: Khofifah Sambut 120 Siswa ADEM Repatriasi, Tekankan Pendidikan Berkualitas dan Penguatan Nasionalisme

Setelah kejadian tersebut, pihak Lapas Kelas I Surabaya langsung berkoordinasi dengan Polresta Sidoarjo untuk penanganan lebih lanjut. Barang bukti, pengunjung yang diamankan, serta warga binaan yang diduga terkait akan diserahkan kepada aparat penegak hukum guna menjalani proses penyidikan dan pengembangan kasus.

"Ini merupakan bagian dari sinergitas kami bersama aparat penegak hukum dalam memutus mata rantai peredaran narkoba," pungkas Sohibur.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru