KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Risiko tenaga kesehatan terpapar penyakit menular mematikan masih terjadi. Seperti yang dialami tiga tenaga medis RSUD Bangil dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.
[irp]
Baca juga: Gubernur Khofifah Komitmen Gencarkan Pasar Murah Jaga Daya Beli Masyarakat Pasuruan dan Sidoarjo
Ketiga tenaga medis tersebut terdiri dari 2 pegawai dan satu tenaga kesehatan (nakes). Tenaga medis itu 2 perempuan berusia 21 dan 24 tahun pegawai RSUD Bangil terpapar corona, tanpa gejala. Sedangkan 1 orang nakes RSUD Bangil, yakni perempuan (41) dari Kecamatan Bangil yang ditetapkan PDP Covid-19 sejak 30 April dengan keluhan sesak nafas.
Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, kesepuluh warga itu, dinyatakan berdasarkan swab test yang keluar hari ini. “Kesemuanya harus diisolasi,” papar Anang.
Baca juga: Nelayan Pasuruan Yang Hilang Saat Melaut Ditemukan Mengapung Tak Bernyawa di Perairan Panunggul
[irp]
Selain itu, juga ada 7 warga lainnya hari ini terkonfirmasi positif corona, sehingga total ada 10 kasus positif corona baru. Dengan tambahan 10 warga positif corona tersebut, total warga Kabupaten Pasuruan yang dinyatakan positif corona mencapai 55 orang.
Baca juga: Sadis, Begal Pasuruan Hadang Bacok dan Rampas Motor Korban di Siang Bolong
Menurut Anang, dari kesepuluh warga terkonfirmasi Covid-19, 7 orang diantaranya tengah dirawat di ruang isolasi RSUD Bangil, dan 3 orang lainnya diisolasi di Hotel Permata Biru, Kecamatan Prigen. “Mereka akan terus berada di sana hingga sembuh dan dinyatakan negatif swab,” pungkasnya. (hen)
Editor : Redaksi