KEK Gresik Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi
Akses masuk Kawasan Ekonomi Khusus Gresik di Java Integrated Industrial Port Estate (JIIPE)

KLIKJATIM.Com | Gresik  -Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik terus memperkuat posisinya sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Didukung investasi besar dan pengembangan industri strategis berbasis hilirisasi, kawasan yang berada di Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) ini menjadi kontributor utama dalam pengembangan KEK di Indonesia.

Hingga triwulan I 2026, KEK Gresik mencatat realisasi investasi kumulatif cukup tinggi. Capaian tersebut menempatkan KEK Gresik sebagai salah satu kawasan dengan kontribusi terbesar terhadap total investasi dan penciptaan lapangan kerja di seluruh KEK nasional.

Baca juga: Ekonomi Lamongan Tumbuh 5,90 Persen pada Triwulan I 2026, Tren Positif Berlanjut

Peran strategis KEK Gresik menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Koordinasi Reviu Data dan Kajian Dampak Ekonomi di KEK yang digelar di kawasan JIIPE, Gresik. Kegiatan tersebut melibatkan Dewan Nasional KEK, Badan Pusat Statistik (BPS), pemerintah daerah, pengelola kawasan, hingga pelaku usaha guna memastikan data ekonomi kawasan tersaji secara akurat dan kredibel.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso, menegaskan bahwa kualitas data ekonomi dari aktivitas industri di KEK sangat penting karena menjadi salah satu indikator dalam pengukuran pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga: Direktur Fasilitas Kepabeanan Tinjau KEK Gresik, Pastikan Fasilitas Tepat Sasaran

“Data kegiatan ekonomi dan industri di KEK digunakan sebagai salah satu indikator pertumbuhan ekonomi. Karena itu kualitas dan akuntabilitas data harus terus dijaga agar menjadi dasar yang kuat dalam penyusunan kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Pertumbuhan KEK Gresik didorong oleh kehadiran berbagai industri strategis yang berorientasi pada hilirisasi dan peningkatan nilai tambah. Aktivitas industri di kawasan ini tidak hanya memperkuat daya saing ekonomi daerah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan investasi nasional, penciptaan lapangan kerja, serta pengembangan sektor manufaktur berbasis sumber daya dalam negeri.

Baca juga: Puluhan Hewan Kurban Dibagikan BKMS dan Tenant JIIPE untuk Masyarakat Gresik

Pemerintah menilai keberhasilan KEK Gresik menjadi bukti bahwa pengembangan kawasan ekonomi khusus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan dukungan infrastruktur industri dan pelabuhan terintegrasi, kawasan ini diharapkan terus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang menopang target pembangunan nasional.

Di tengah total realisasi investasi seluruh KEK di Indonesia yang mencapai Rp353,3 triliun hingga triwulan I 2026, kontribusi KEK Gresik sebesar Rp107,32 triliun menunjukkan peran sentral kawasan tersebut dalam mendorong transformasi industri dan pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah pun optimistis KEK Gresik akan terus menjadi salah satu lokomotif utama pengembangan industri dan investasi di Indonesia.

Editor : Ratno

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru