Gubernur Khofifah Resmikan FishTech dan Panen Melon IoT di Masjid Al Akbar

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Al-Akbar FishTech yang mengadopsi teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) dan memanen ratusan melon premium dari Smart Green House.

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas dan kemakmuran tempat ibadah secara berkelanjutan. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan wahana inovasi Al-Akbar FishTech sekaligus memimpin jalannya panen raya ratusan buah melon hasil budidaya pertanian perkotaan (urban farming) di kawasan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS).

Inovasi ini menjadi bukti konkret bahwa institusi masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah dan syiar keagamaan semata, melainkan juga sangat adaptif bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat.

Baca juga: Pelindo Cabang Kalimas Pastikan Operasional Berjalan Normal Meski Ada Banjir Rob

Dalam peresmian tersebut, Gubernur Khofifah didampingi secara melekat oleh Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, beserta jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemprov Jatim.

Agenda diawali dengan prosesi penebaran benih massal sebanyak 2.000 ekor ikan lele, 1.000 ekor ikan patin, dan 1.200 ekor ikan nila merah yang disebar ke dalam enam unit kolam Al-Akbar FishTech. Fasilitas ini mengadopsi teknologi modern Recirculating Aquaculture System (RAS) yang dirancang hemat air serta ramah lingkungan, sehingga sangat ideal diimplementasikan pada kawasan perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan.

Gubernur Khofifah menggarisbawahi bahwa kehadiran klaster perikanan berbasis teknologi Internet of Things (IoT) ini merupakan kelanjutan dari program kolam konvensional yang sebelumnya telah lama eksis di MAS. Inovasi mutakhir ini diharapkan mampu menjadi ruang edukasi publik yang ramah bagi seluruh kelompok usia pengunjung masjid yang datang dari berbagai penjuru daerah.

“Ada ikan patin, lele, dan nila merah. Kita bisa memberikan proses pembelajaran bagi siapapun yang ke masjid. Maka kunjungan dari berbagai takmir masjid yang ada di semua provinsi datang ke sini ingin melihat bagaimana proses pendayagunaan dari semua area di sekitar masjid. Mau anak-anak, remaja, dewasa, lansia, mereka dari berbagai kota biasanya juga transit di sini,” urai Gubernur Khofifah mengenai besarnya potensi syiar ekonomi korporasi masjid.

Pihaknya menambahkan bahwa proyek perikanan dan agro MAS ini sangat layak dijadikan referensi cetak biru bagi masjid-masjid di daerah lain dalam menjawab tantangan krisis lahan kota dan pemenuhan produk pangan sehat.

Baca juga: Gubernur Jawa Timur Terima Penghargaan KPK

Menurut pandangannya, ketahanan pangan yang kuat tidak selalu harus diukur dari kepemilikan lahan sawah seluas ratusan atau ribuan hektar, melainkan dari kreativitas pemanfaatan sisa lahan perimeter bangunan secara maksimal dan presisi.

Pada momen yang sama, rombongan Gubernur juga bergeser untuk melakukan petik panen ratusan buah melon dari fasilitas Smart Green House. Tercatat ada lima varietas melon premium dunia yang sukses dipanen dengan hasil melimpah, meliputi varietas Dalmatian sebanyak 163 buah, Inthanon RZ sebanyak 158 buah, Sweet Hami sebanyak 93 buah, Alisha F1 sebanyak 109 buah, dan varietas Leoni sebanyak 23 buah.

Seluruh tanaman hortikultura tersebut tumbuh optimal berkat penerapan teknologi otomatisasi IoT. Melalui arsitektur sistem digital ini, pengelola dapat melakukan kontrol suhu ruangan secara otomatis lewat pengoperasian jaringan exhaust fan, memantau temperatur mikro, intensitas cahaya, hingga mengatur pasokan nutrisi serta tingkat keasaman tanah (pH) secara presisi melalui sistem auto dosing.

Langkah digitalisasi ini terbukti mampu memangkas potensi kegagalan panen akibat kelalaian manusia (human error) serta menaikkan cita rasa daging buah secara signifikan.

Baca juga: Pertamina Tambah Pasokan 922.680 Tabung LPG 3 Kg untuk Jawa Timur

“Alhamdulillah, kita melakukan panen melon lagi hari ini. Masing-masing varietas memiliki karakteristik yang berbeda. Seluruh varietas melon yang dibudidayakan memiliki kualitas yang baik dengan cita rasa manis, tekstur renyah, daging buah yang tebal, serta aroma yang khas. Jangan lupa, tanaman di sini juga diperdengarkan lantunan murottal Al-Qur'an selama 24 jam penuh. Insya Allah hasilnya menjadi nikmat dan barakah,” terang Khofifah dengan penuh syukur.

Menutup jalannya kegiatan, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa optimalisasi lahan tidur di MAS sudah berjalan konsisten dalam beberapa tahun terakhir dengan menghasilkan aneka sayur mayur, tanaman herbal, hingga empon-empon untuk konsumsi warga.

Ia berharap inovasi luhur ini terus berkembang dinamis dan memantik semangat pengurus takmir masjid di seluruh Indonesia untuk bergerak produktif dalam memajukan sekaligus memakmurkan tingkat perekonomian umat dari pelataran masjid.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru