KLIKJATIM.Com | Banyuwangi - Bank Jatim menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Banyuwangi dengan menyerahkan bantuan satu unit mobil layanan keliling serta program rehabilitasi 10 rumah tidak layak huni (RTLH).
Bantuan yang disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut diharapkan mampu mendukung berbagai program prioritas pemerintah daerah, khususnya pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat.
Baca juga: Polresta Banyuwangi Ungkap Sindikat Curanmor Bekuk Lima Pelaku
Direktur Keuangan, Treasury, dan Global Service Bank Jatim, Wahyu Kusumo Wisnubroto, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, keberadaan mobil layanan keliling akan memperkuat program jemput bola administrasi kependudukan yang selama ini dijalankan Pemkab Banyuwangi hingga ke pelosok desa dan kawasan dengan akses yang cukup menantang.
“Penambahan armada ini diharapkan dapat meningkatkan jangkauan sekaligus kualitas pelayanan kepada masyarakat, sehingga kebutuhan administrasi kependudukan dapat terpenuhi secara lebih cepat dan merata,” ujarnya.
Baca juga: 4 Kali Dipenjara, Maesaro Residivis Pembobol Rumah Kembali Ditangkap Polisi di Banyuwangi
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik dukungan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan, terutama dalam kondisi keterbatasan anggaran daerah.
“Kerja sama seperti ini sangat penting untuk memastikan berbagai program pelayanan masyarakat tetap berjalan optimal dan tepat sasaran,” kata Ipuk.
Baca juga: JConnect Antar Bank Jatim Raih Dua Penghargaan atas Inovasi Layanan Digital
Dengan adanya bantuan tersebut, jumlah mobil layanan keliling yang dimiliki Pemkab Banyuwangi kini bertambah menjadi dua unit. Armada tersebut akan dimanfaatkan untuk memperluas akses layanan administrasi kependudukan bagi warga, terutama yang berada di wilayah terpencil.
Pemkab Banyuwangi berharap tambahan fasilitas ini dapat semakin mendekatkan layanan publik kepada masyarakat serta meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan secara menyeluruh.
Editor : Wahyudi