Petani Garam Sumenep Masih Terjepit Impor, Selisih Harga Jadi Kendala Utama

Reporter : Hendra
Petani garam rakyat mengangkut hasil panen di salah satu tambak garam di Kabupaten Sumenep, Madura. (Dok. Istimewa/Klikjatim.Com)

KLIKJATIM.Com | Sumenep – Keberadaan garam impor masih menjadi tantangan serius bagi petani garam rakyat di Kabupaten Sumenep, Madura. Harga garam impor yang jauh lebih murah dinilai membuat produk lokal kesulitan bersaing di pasar nasional.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Edie Ferrydianto, mengatakan disparitas harga antara garam impor dan garam produksi petani lokal menjadi persoalan utama yang hingga kini belum menemukan solusi.

Baca juga: Jemaah Haji Asal Sapudi Sumenep Wafat di Tanah Suci

“Selama impor masih ada, garam rakyat akan sulit bersaing. Harga garam impor berkisar Rp700 hingga Rp800 per kilogram, sedangkan garam rakyat berada di kisaran Rp1.900 sampai Rp2.000 per kilogram,” ujar Edie, Sabtu (30/5).

Menurutnya, upaya mewujudkan swasembada garam nasional tidak cukup hanya dengan meningkatkan produksi. Pemerintah pusat juga perlu menghadirkan kebijakan yang mampu melindungi harga garam rakyat sekaligus menjamin penyerapan hasil panen petani.

Baca juga: Sumenep Terancam Kekurangan Guru, 464 Honorer Belum Jelas Nasibnya

“Kami berharap ada regulasi yang benar-benar berpihak kepada petani garam dan mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor,” katanya.

Edie menegaskan, garam merupakan komoditas strategis yang dibutuhkan berbagai sektor, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga industri farmasi dan manufaktur. Karena itu, keberlangsungan usaha petani garam rakyat perlu mendapat perhatian serius dalam setiap kebijakan pemerintah.

Baca juga: Hadirkan Musik Tong-Tong hingga Motor Listrik, Honda Premium Matic Day di Sumenep Sedot Perhatian Warga

“Semua industri membutuhkan garam. Karena itu pemerintah harus hadir untuk membangkitkan kembali semangat petani garam lokal agar tetap produktif,” pungkasnya.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru