Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Menggembirakan, Bupati Fandi Akhmad Yani Berterima Kasih Kepada Presiden Prabowo

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, bersama Dandim Gresik dan Kapolres Gresik meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Gresik. (Qomar/Klikjatim)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama jajaran Forkopimda meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Rabu 20 Mei 2025. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target dan siap digunakan pada tahun ajaran baru 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Yani didampingi Kapolres Gresik dan Dandim Gresik. Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas realisasi program Sekolah Rakyat yang dinilai sangat membantu masyarakat kurang mampu.

Baca juga: Bupati Gresik Apresiasi Penuntasan 281 Perkara oleh Aparat Penegak Hukum

“Kami sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas terlaksananya pembangunan Sekolah Rakyat ini. Kami bahagia karena progres pembangunannya bagus,” ujar Yani.

Ia menjelaskan, pembangunan ditargetkan rampung pada Juni 2026 dan mulai digunakan pada Juli 2026 untuk jenjang SD, SMP hingga SMA. Sekolah Rakyat rintisan yang sebelumnya telah beroperasi di Sidayu juga akan dipindahkan dan dipusatkan di lokasi baru tersebut.

Menurut Yani, seluruh siswa yang diterima nantinya berasal dari keluarga kategori desil 1 atau kelompok ekonomi paling bawah. Karena itu, Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran umum.

“Seluruh murid harus dari desil 1. Ini program yang sangat mulia karena Presiden ingin memuliakan warga negara yang kurang mampu melalui pendidikan bertaraf internasional,” katanya.

Baca juga: Bupati Fandi Akhmad Yani Tegaskan Komitmen Penguatan Layanan Kesehatan.

Suasana di lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Gresik. (Qomar/Klikjatim.com)

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Gresik Ida Lailatussa’diyah mengatakan, meskipun pembangunan utama dilakukan pemerintah pusat, Pemkab Gresik juga menyiapkan sejumlah infrastruktur pendukung melalui APBD.

Beberapa fasilitas yang telah selesai dibangun di antaranya asrama perempuan, gedung serbaguna, dan rumah susun guru. Sedangkan pembangunan yang dibiayai APBD meliputi jalan akses masuk dari jalan raya, sarana air bersih, tambahan dinding bozem, hingga penataan kawasan belakang lapangan basket yang akan dimanfaatkan untuk agro edukasi.

Baca juga: Hidupkan Tradisi Koin Gobog, Bupati Gus Yani Dorong Pasar Panganan Giri Biyen Jadi Ikon Wisata Budaya Gresik

Selain itu, Dinas Sosial juga menyiapkan kendaraan operasional dan fasilitas pengelolaan sampah untuk menunjang kebutuhan sekolah.

Ida menyebut progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 58 persen. Kekurangan pekerjaan dinilai bersifat minor, seperti instalasi mekanikal, elektrikal, plumbing (MEP), pemasangan listrik, serta pendingin ruangan.

“Target minggu ini seharusnya sudah mencapai 63 persen. Beberapa bagian yang sudah selesai di antaranya pemasangan genteng masjid, gedung serbaguna, dan rusun guru,” ujarnya.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru