KLIKJATIM.Com | Surabaya - Klikjatim berkesempatan melakukan pengujian internal Toyota Veloz Hybrid Electric Vehicle (HEV), khususnya varian tertinggi Q TSS e-CVT Modellista. Rute yang dipilih bukan jalur biasa, melainkan kawasan Bromo Hillside di Ngadas, KecamatanTumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Jalur menuju kawasan ini terkenal dipenuhi tanjakan panjang, tikungan tajam, serta kontur jalan yang menantang, sehingga cocok menjadi simulasi perjalanan luar kota untuk menguji performa, kenyamanan, sekaligus efisiensi BBM Veloz Hybrid terbaru.
Baca juga: Auto2000 Jatim Hadirkan One Stop Solution untuk Mobil Hybrid dan Listrik Toyota
Perjalanan dimulai dari Auto2000 Ahmad Yani Surabaya menuju Auto2000 Singosari Malang sebelum melanjutkan etape kedua menuju Bromo. Total perjalanan mencapai 200 Km. Menariknya, saat mobil diisi empat penumpang, konsumsi BBM berdasarkan MID tercatat mencapai 22,6 km/liter. Angka tersebut menjadi bukti bahwa teknologi hybrid pada Veloz menawarkan efisiensi yang jauh lebih baik dibanding model bensin konvensional.
Rute yang dipilih melewati Tol Surabaya–Pandaan–Singosari dan keluar melalui Gerbang Tol Lawang. Pada perjalanan sekitar 75 kilometer ini, indikator bahan bakar di dashboard nyaris tidak menunjukkan pengurangan meski tangki sebelumnya sudah diisi penuh hingga bibir tangki menggunakan metode full to full untuk penghitungan konsumsi BBM yang lebih akurat.
Selama pengujian, gaya berkendara yang diterapkan tidak menggunakan teknik eco driving. Mode berkendara lebih banyak menggunakan kombinasi Normal dan Sport, dengan AC aktif pada suhu 21–24 derajat celcius untuk baris pertama dan kedua. Kecepatan kendaraan pun menyesuaikan aturan lalu lintas di jalan nasional maupun jalan tol.
Hasilnya cukup impresif. Pada 50 kilometer pertama di jalan tol, konsumsi BBM tercatat mencapai 23,7 km/liter. Angka ini sempat menyentuh 25,7 km/liter pada awal kilometer mulai tol Sidoarjo sampai Pandaan sebelum turun akibat melewati kontur tol menanjak di kawasan Pandaan dan Lawang. Secara keseluruhan, konsumsi BBM di jalan tol stabil berada di kisaran 23 km/liter.
Memasuki kawasan Bromo, di Kecamatan Tumpang, Malang, gaya berkendara tetap sama tanpa eco driving. Mode Normal masih menjadi pilihan utama, sementara mode Sport digunakan sesekali ketika melibas jalur tanjakan.
Menariknya, saat perjalanan pulang dengan gaya berkendara yang cenderung lebih agresif di rute yang sama, konsumsi BBM justru meningkat. MID mencatat angka 24 km/liter untuk perjalanan sejauh 85 kilometer. Jika dikalkulasikan menggunakan metode full to full dengan selisih sekitar 1,7 km/liter, maka rata-ratanya berada di kisaran 22,3 km/liter.
Rahasia Keiritan Toyota Veloz Hybrid
Efisiensi BBM Veloz Hybrid berasal dari teknologi hybrid parallel series yang masuk kategori full hybrid atau strong hybrid. Sistem ini memadukan mesin bensin dan motor listrik yang dapat bekerja bergantian maupun bersamaan secara otomatis.
Baca juga: Sampah Bawaan Wisatawan di Gunung Bromo Capai 1 Ton
Pada kecepatan rendah sekitar 10–45 km/jam, roda depan dapat digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik melalui mode EV. Pengemudi juga dapat mengaktifkan EV Mode secara manual ketika kapasitas baterai mencukupi.
Menariknya, mode EV masih bisa aktif saat cruising di jalan tol pada kecepatan 80–100 km/jam. Caranya dengan menjaga ritme deselerasi dan akselerasi agar sistem membaca kondisi ideal untuk mengaktifkan motor listrik. Ketika EV aktif, pengemudi cukup menjaga injakan pedal gas agar mode listrik bertahan lebih lama.
Saat membutuhkan akselerasi, mesin bensin 1.500 cc berkode 2NR-VEX akan bekerja bersamaan dengan motor listrik. Kombinasi ini membuat suplai tenaga tetap responsif tanpa mengorbankan efisiensi bahan bakar.
Sistem hybrid Veloz juga didukung regenerative braking yang memungkinkan baterai terisi ulang secara otomatis ketika mobil melakukan perlambatan atau pengereman. Pada kondisi tertentu, mesin bensin juga dapat menyuplai daya ke baterai. Dengan kata lain, sistem hybrid pada Veloz bekerja secara pintar menyesuaikan gaya berkendara dan kondisi jalan.
Baca juga: Libur Lebaran 2026: Kunjungan Wisatawan Jatim Naik 18 Persen, Tembus 5,31 Juta Pelancong
Selain teknologi hybrid, transmisi e-CVT turut berperan besar dalam menjaga efisiensi. Sistem ini memungkinkan mesin bekerja di putaran RPM paling ideal sambil tetap menyesuaikan kecepatan kendaraan melalui bantuan motor listrik.
Mesin dengan Kalibrasi Khusus
Di balik kap mesin, Toyota Veloz Hybrid dibekali mesin 1.496 cc 4-silinder DOHC Dual VVT-i berkode 2NR-VEX. Mesin bensin ini menghasilkan tenaga 89,7 hp pada 5.500 rpm dan torsi 121 Nm pada 4.000–4.800 rpm. Sementara motor listriknya mampu menyuplai tenaga 78,9 hp dengan torsi instan yang mendukung akselerasi lebih responsif.
Mesin tersebut memang berbasis dari Toyota Yaris Cross HEV, namun Toyota melakukan kalibrasi ulang agar sesuai dengan karakter MPV keluarga 7 penumpang yang lebih mengutamakan kenyamanan.
Sebagai MPV modern, Veloz HEV juga dibekali berbagai fitur penunjang kenyamanan dan keselamatan seperti kabin lega, bagasi luas, jok baris ketiga rata lantai, head unit dengan Apple CarPlay dan Android Auto wireless, Toyota Safety Sense (TSS), hingga tangki bahan bakar berkapasitas 43 liter.
Editor : Wahyudi