DISCLAIMER : Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, bisa konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
KLIKJATIM.Com | Surabaya -Seorang pria asal Saradan Madiun tewas setelah melompat dari balkon hotel di Jalan Basuki Rahmat sekitar pukul 23.00, sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas, Sabtu, 3 April 2026 malam.
Baca juga: Petugas Kebersihan Temukan Mayat Pria di Kamar Mandi Taman Bungkul Surabaya
"Loncat dari lantai atas, Mas. Orangnya mati," kata Subati, pengendara motor yang melintas di lokasi.
Sementara itu, Rizal, warga Keputran Pasar Cilik, mengungkapkan bahwa saat berada di seberang jalan samping BRI sekitar pukul 22.00, ia mendengar suara keras benda jatuh.
"Saya kaget mendengar benda jatuh di lobi hotel. Saya lihat dari seberang, tak lama ada yang membawa banner untuk menutupi jenazahnya," beber Rizal.
Rizal yang penasaran kemudian menghampiri lokasi untuk mengecek, namun portal sudah ditutup dan tidak diperbolehkan masuk.
Petugas Inafis Polrestabes Surabaya melakukan identifikasi terhadap mayat pria yang belum diketahui identitasnya.
Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jatim menggunakan ambulans.
Baca juga: Puluhan Warga Dilarikan ke RSUD dr Soewandi Surabaya Karena Keracunan Makanan
"Korban sepertinya tamu Hotel Gold Vitel, kafe bukan, saya tidak tahu," jelas Dian, warga Keputran Pasar Cilik.
Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya, membenarkan adanya peristiwa bunuh diri.
"Korban meninggal dunia diduga karena bunuh diri melompat dari lantai 20," kata Vian, Minggu, 3 April 2026.
Vian mengatakan korban adalah RO (21). Berdasarkan keterangan saksi seorang waitres dan satpam hotel, kejadian ini berawal pada Sabtu (2/5) pukul 21.43 WIB saat korban datang ke kafe hotel di lantai 20.
Baca juga: Nekat! Dua Karyawati Toko Emas Gelapkan Miliaran, Modusnya Bikin Melongo
Pukul 21.48, korban memesan menu fruit garden salad. Saat itu korban duduk di teras kafe sambil menunggu pesanannya. 5 Menit kemudian pesanan korban datang dan korban menyantap menu tersebut. Saksi waitres tidak tahu apa yan terjadi selanjutnya.
Saksi satpam tiba-tiba mendengar suara seperti benda jatuh. Dia lalu mencari sumber suara dan menemukan korban sudah tergeletak di parkir lobi hotel. Satpam lalu melaporkan kejadian itu ke manajer hotel yang kemudian meneruskannya ke Command Center 112 dan Polsek Genteng.
“Setelah dilakukan identifikasi dan olah TKP, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim,” tandas Vian.
Editor : Wahyudi