KLIKJATIM.Com | Lamongan – Pimpinan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Lamongan masa bakti 2025-2030 resmi memulai masa baktinya. Di bawah komando Raden Imam Mukhlisin, jajaran pengurus dikukuhkan langsung oleh Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Jawa Timur, Slamet Sutanto, di Pendopo Lokatantra Lamongan, Senin (27/4).
Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan keyakinannya bahwa keberadaan Dekopinda akan menjadi motor penggerak sekaligus kekuatan baru dalam memperkuat ekosistem koperasi di wilayahnya. Pria yang akrab disapa Pak Yes ini berharap pengukuhan tersebut memberikan dampak nyata pada pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Baca juga: Mandiri Fiskal Lamongan Kian Menguat, Bupati Yes Sampaikan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
"Saya berharap amanah yang diberikan kepada seluruh pengurus Dekopinda Lamongan menjadi berkah bagi seluruh insan koperasi. Pelantikan ini jangan dimaknai sebagai seremonial belaka, tapi harus membawa koperasi di Lamongan ke depan menjadi kekuatan ekonomi yang solid," ucap Pak Yes.
Lebih lanjut, Pak Yes menyoroti potensi besar koperasi di Lamongan yang kian berkembang. Selain koperasi konvensional yang sudah lama berdiri, saat ini telah terbentuk 474 Koperasi Desa/Kelurahan Mandiri Pangan (KDKMP) di Lamongan.
Baca juga: Abdul Ghofur Resmi Nahkodai DPC PKB Lamongan
"Jumlah 474 KDKMP ini menjadikan Lamongan sebagai kabupaten dengan jumlah KDKMP terbanyak di Indonesia. Ini adalah modal besar yang harus dikelola dengan baik oleh Dekopinda," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Dekopinwil Jatim, Slamet Sutanto, menjelaskan bahwa Dekopinda merupakan wadah tunggal gerakan koperasi untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi para anggotanya. Ia menekankan tiga poin utama yang harus dijalankan oleh pengurus baru.
Baca juga: Wakil Panglima TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Lamongan, Dorong Penguatan Ekonomi Desa
"Ada tiga hal yang wajib dilakukan. Pertama, menampung semua persoalan dan memperjuangkannya demi kesejahteraan masyarakat. Kedua, bangun reputasi lembaga yang baik. Dan yang terakhir, bangun koneksi atau jejaring yang luas," terangnya.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru ini, Dekopinda Lamongan diharapkan mampu melakukan sinkronisasi program dengan pemerintah daerah guna mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pilar koperasi.
Editor : Fatih