KLJKJATIM.Com | Surabaya – Di tengah padatnya mobilitas warga Surabaya dan sekitarnya, kelelahan saat berangkat maupun pulang kerja menjadi tantangan serius bagi para pengendara sepeda motor. Kondisi fisik yang menurun drastis ini sering kali memicu microsleep—kondisi di mana seseorang tertidur sesaat tanpa disadari—yang menjadi salah satu penyebab kecelakaan fatal di jalan raya.
Menyikapi fenomena ini, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) memberikan edukasi khusus bagi pengendara harian agar tetap waspada dan mampu menjaga fokus di tengah rutinitas yang menjemukan.
Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim, Hari Setiawan, mengungkapkan bahwa microsleep bisa menyerang siapa saja yang mengalami kelelahan ekstrem atau kurang istirahat.
"Microsleep sering terjadi tanpa disadari, bahkan hanya dalam hitungan detik. Namun di jalan raya, kehilangan kesadaran selama dua atau tiga detik saja dampaknya bisa sangat berbahaya," jelas Hari.
Agar tetap aman saat berkendara sehari-hari, MPM Honda Jatim membagikan beberapa tips praktis bagi para pengendara:
Baca juga: Jelang Iduladha 1447 H, Gubernur Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban di Jatim Surplus dan Sehat
- Prioritaskan Istirahat: Pastikan tubuh dalam kondisi prima. Tidur yang cukup sebelum memulai aktivitas adalah kunci utama konsentrasi.
- Lawan Kebosanan secara Mental: Kemacetan atau jalan lurus yang monoton sering memicu kantuk. Menggumamkan lagu atau aktif secara mental dapat membantu, namun Hari memberikan catatan penting: "Tidak disarankan menggunakan headset karena akan mengurangi kewaspadaan terhadap suara di sekitar."
- Hidrasi dan Peregangan: Dehidrasi mempercepat rasa lelah. Pastikan minum air putih yang cukup. Jika tubuh mulai terasa kaku, lakukan peregangan otot ringan agar respons tubuh tetap terjaga.
- Aturan 2 Jam: Sangat disarankan untuk menepi dan beristirahat setiap 2 jam perjalanan. Jangan memaksakan diri jika mata sudah mulai terasa berat.
Selain kondisi fisik, perlengkapan berkendara (riding gear) juga memegang peranan penting. Penggunaan helm dengan ventilasi yang baik, jaket yang nyaman, serta sarung tangan dapat membantu pengendara tetap rileks dan tidak cepat gerah, sehingga konsentrasi tidak mudah terpecah.
Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim, menekankan bahwa keselamatan bukan hanya soal skill berkendara, tapi juga kepedulian terhadap alarm tubuh sendiri.
Baca juga: Masyarakat Madiun Padati Honda Premium Matic Day, Jajaran Skutik Premium Jadi Primadona
"Melalui kampanye #Cari_Aman, kami ingin mengingatkan bahwa kesiapan fisik sama pentingnya dengan keterampilan berkendara. Dengan lebih peduli pada kondisi diri, kita bisa bersama-sama menekan risiko kecelakaan di jalan," tutup Suhari.
MPM Honda Jatim secara konsisten terus menghadirkan edukasi keselamatan berkendara bagi masyarakat luas melalui berbagai program safety riding guna menciptakan budaya berkendara yang aman dan nyaman di wilayah Jawa Timur dan NTT.
Editor : Fatih