KLIKJATIM.Com | Surabaya – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, mendorong para pelaku industri kreatif perempuan untuk tidak hanya mengejar estetika, tetapi juga memprioritaskan aspek keberlanjutan.
Hal ini disampaikannya saat membuka acara "Inagurasi 10 Kartini Muda Penggiat Kriya dan Fashion Jawa Timur 2026" di Kogu Space, Surabaya, Jumat (24/4).
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini ini dirangkaikan dengan Sustainability Talkshow Bangga Membumi bertajuk "Sustainable Creative Design Integrated Passion". Dalam kesempatan tersebut, Arumi hadir tidak hanya sebagai Ketua Dekranasda, tetapi juga sebagai panelis ahli yang memberikan kurasi langsung terhadap karya-karya peserta.
Dari total 99 peserta yang mendaftar, proses kurasi ketat menyisakan 35 besar hingga akhirnya terpilih 10 finalis terbaik. Para "Kartini Muda" ini memamerkan inovasi produk yang memadukan kekayaan lokal dengan semangat ramah lingkungan.
Beberapa karya yang mencuri perhatian antara lain aksesori dari sampah plastik karya Anaria, sepatu kulit dari Gloeshow, home decor serat alam milik Grandis Home, pemanfaatan serat nanas pada Batik Srigaya (Kab. Kediri), kain recycle dari Decak Handmade dan Tenun Ikat dari Tenun Mulya, dan karya wastra modern dari Mbah Guru Indonesia, URA, Batik Manggar, dan Astagunaku.
"Produk-produk ini luar biasa karena tidak hanya bicara soal keindahan, tapi juga memberdayakan pengrajin, perempuan, dan seniman lokal di daerah masing-masing," ujar Arumi memberikan apresiasi.
Arumi menekankan bahwa penerapan desain berkelanjutan (sustainable design) bukan lagi sekadar tren, melainkan tanggung jawab moral bagi generasi mendatang.
"Sustainability adalah investasi masa depan. Jika kita tidak menjaganya sekarang, budaya dan kekayaan alam kita akan tergerus. Dekranasda berperan menciptakan regulasi yang lebih bertanggung jawab terhadap konsumen dan lingkungan," tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Arumi mengumumkan bahwa para pemenang inagurasi ini akan dilibatkan langsung dalam pameran bergengsi "Batik & Bordir Affairs" yang akan datang. Langkah ini diambil agar produk-produk Kartini Muda tersebut dapat bersanding dengan pebisnis besar.
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
"Jawa Timur adalah gerbang bagi masyarakat untuk melihat potensi Indonesia. Melalui pameran tersebut, produk mereka akan kita dorong agar semakin dikenal luas dan mampu bersaing secara global," pungkas Arumi.
Acara ditutup dengan sesi kunjungan ke booth pameran "Bangga Membumi", di mana Arumi berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM dan melihat langsung detail produk kriya hasil pemanfaatan bahan daur ulang.
Editor : Fatih