KLIKJATIM.Com | Jakarta - Kementerian Keuangan menyiapkan kuota rekrutmen 380 siswa lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam rekrutmen pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa nantinya status pegawai lulusan SMA tersebut bukan pegawai negeri sipil atau PNS, melainkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.
Baca juga: Bea Cukai Banyuwangi Amankan 6,5 Juta Batang Rokok Ilegal
Ia mengatakan, proses rekrutmen ini merupakan upaya untuk merealisasikan kebutuhannya petugas baru bea cukai yang telah ia sampaikan sejak akhir tahun lalu, namun tak kunjung terealisasi.
"Kita sudah lama bilang buka 380 di Bea Cukai untuk lulusan SMA," tutur Purbaya di kantornya, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Purbaya menegaskan, lowongan kerja yang dibuka sebagai petugas lapangan bea cukai ini khusus untuk lulusan sekolah menegah atas alias SMA.
"Karena saya perlu orang juga yang level teknis di lapangan. Mungkin bulan depan dibuka ya yang 300 lulusan SMA. Jadi bulan depan," kata Purbaya.
Baca juga: Sepanjang 2025, Bea Cukai Madiun Tindak 181 Kasus Cukai Ilegal
Dalam kesempatan itu, Purbaya juga sempat menegaskan bahwa anggaran pengadaan calon aparatur sipil negara (CASN) 2026, termasuk untuk formasi CPNS sebetulnya sudah tersedia.
Namun, eksekusi pelaksanaannya kata dia sepenuhnya ada di tangan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini.
"Ada di Menteri PANRB," tegas Purbaya.
Baca juga: 26 Lulusan STAN Disebar di 10 OPD Kabupaten Gresik
Purbaya sendiri berharap rekrutmen ini dapat dimulai pada akhir bulan April ini.
"Kita percepat deh, kita lihat kalau bisa akhir bulan ini," katanya.
Editor : Wahyudi