KLIKJATIM.Com | Sumenep - Keripik paru sapi masih mempertahankan posisinya sebagai sajian khas yang hampir tak pernah absen saat perayaan Idulfitri.
Rasa gurih yang khas berpadu dengan tekstur renyah menjadikan camilan ini tetap digemari, meski kini ragam makanan modern semakin mudah ditemukan.
Baca juga: Hak Abdul Hamid Pulih, BRI Kembalikan SK Pensiun dan Hentikan Potongan Kredit
Bagi masyarakat Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, keripik paru sapi bukan sekadar makanan biasa.
Kehadirannya telah menjadi bagian dari tradisi Lebaran, baik sebagai hidangan untuk menyambut tamu maupun sebagai buah tangan saat berkunjung ke rumah keluarga dan kerabat.
Baca juga: PAN Sumenep Perkuat Struktur hingga Desa, 500 Relawan Dikukuhkan
Salah seorang warga Sumenep, Edwin (32) mengungkapkan, bahwa keripik paru sapi sudah menjadi sajian wajib di keluarganya setiap Lebaran.
“Lebaran rasanya belum lengkap tanpa keripik paru. Dari dulu ini selalu jadi favorit,” ujarnya, Selasa (24/3).
Baca juga: Terungkap di Sidang Korupsi, 133 Kuota BSPS Kediri Dipindah ke Sumenep
Lebih dari sekadar camilan, keripik paru sapi mencerminkan kekayaan tradisi kuliner yang terus dijaga.
Di tengah derasnya perkembangan zaman dan hadirnya berbagai makanan kekinian, sajian ini tetap bertahan sebagai simbol cita rasa Lebaran yang khas, sarat makna, dan membangkitkan kenangan.
Editor : Wahyudi