Keripik Paru, Camilan Klasik yang Tetap Melekat di Momen Lebaran

Reporter : Hendra
NIKMAT : Keripik paru sapi tersaji renyah dengan balutan tepung gurih, menjadi hidangan khas yang identik dengan suasana Lebaran. (doc. Istimewa/Klikjatim.Com)

KLIKJATIM.Com | Sumenep - Keripik paru sapi masih mempertahankan posisinya sebagai sajian khas yang hampir tak pernah absen saat perayaan Idulfitri. 


Rasa gurih yang khas berpadu dengan tekstur renyah menjadikan camilan ini tetap digemari, meski kini ragam makanan modern semakin mudah ditemukan.

Baca juga: Hotel Santika Gresik Hadirkan Eksplorasi Rasa Asia, Sajikan Kuliner dari Jepang hingga Thailand


Bagi masyarakat Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, keripik paru sapi bukan sekadar makanan biasa.


Kehadirannya telah menjadi bagian dari tradisi Lebaran, baik sebagai hidangan untuk menyambut tamu maupun sebagai buah tangan saat berkunjung ke rumah keluarga dan kerabat.

Baca juga: Kuliner Street Food Jepang Hadir di Jember, Cita Rasa Pedas Jadi Andalan untuk Lidah Lokal


Salah seorang warga Sumenep, Edwin (32) mengungkapkan, bahwa keripik paru sapi sudah menjadi sajian wajib di keluarganya setiap Lebaran.


“Lebaran rasanya belum lengkap tanpa keripik paru. Dari dulu ini selalu jadi favorit,” ujarnya, Selasa (24/3).

Baca juga: Hak Abdul Hamid Pulih, BRI Kembalikan SK Pensiun dan Hentikan Potongan Kredit


Lebih dari sekadar camilan, keripik paru sapi mencerminkan kekayaan tradisi kuliner yang terus dijaga. 


Di tengah derasnya perkembangan zaman dan hadirnya berbagai makanan kekinian, sajian ini tetap bertahan sebagai simbol cita rasa Lebaran yang khas, sarat makna, dan membangkitkan kenangan.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru