Keripik Paru, Camilan Klasik yang Tetap Melekat di Momen Lebaran

Reporter : Hendra
NIKMAT : Keripik paru sapi tersaji renyah dengan balutan tepung gurih, menjadi hidangan khas yang identik dengan suasana Lebaran. (doc. Istimewa/Klikjatim.Com)

KLIKJATIM.Com | Sumenep - Keripik paru sapi masih mempertahankan posisinya sebagai sajian khas yang hampir tak pernah absen saat perayaan Idulfitri. 


Rasa gurih yang khas berpadu dengan tekstur renyah menjadikan camilan ini tetap digemari, meski kini ragam makanan modern semakin mudah ditemukan.

Baca juga: Hilang Sejak Hari Minggu, Lansia di Bluto Sumenep Ditemukan Tewas Tenggelam di Sumur


Bagi masyarakat Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, keripik paru sapi bukan sekadar makanan biasa.


Kehadirannya telah menjadi bagian dari tradisi Lebaran, baik sebagai hidangan untuk menyambut tamu maupun sebagai buah tangan saat berkunjung ke rumah keluarga dan kerabat.

Baca juga: Dugaan Penyalahgunaan Kredit di BRI Sumenep, Pensiunan ASN Mengaku Dirugikan Rp 182 Juta


Salah seorang warga Sumenep, Edwin (32) mengungkapkan, bahwa keripik paru sapi sudah menjadi sajian wajib di keluarganya setiap Lebaran.


“Lebaran rasanya belum lengkap tanpa keripik paru. Dari dulu ini selalu jadi favorit,” ujarnya, Selasa (24/3).

Baca juga: Ratusan Calhaj Sumenep Berstatus Risiko Tinggi, Pengawasan Kesehatan Diperketat


Lebih dari sekadar camilan, keripik paru sapi mencerminkan kekayaan tradisi kuliner yang terus dijaga. 


Di tengah derasnya perkembangan zaman dan hadirnya berbagai makanan kekinian, sajian ini tetap bertahan sebagai simbol cita rasa Lebaran yang khas, sarat makna, dan membangkitkan kenangan.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru