Sinergi di Bulan Suci: TPS Perkuat Kolaborasi dengan Pelanggan Lewat Pertemuan Spesial Ramadhan 2026

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi
Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali mempertegas komitmennya dalam menjaga keterbukaan informasi dan kualitas.

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali mempertegas komitmennya dalam menjaga keterbukaan informasi dan kualitas layanan.

Di tengah suasana Ramadhan 1447 H, TPS menggelar agenda koordinasi rutin bersama para pelanggan dan perusahaan pelayaran pada Rabu (25/2/2026) di Ruang Toba, Gedung Customer Service Lantai 2 TPS.

Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron

Pertemuan bulanan ini menjadi momen strategis bagi TPS untuk memaparkan evaluasi kinerja sekaligus memberikan pembaruan (update) penting terkait modernisasi alat yang sedang berlangsung.

Dalam forum tersebut, manajemen TPS memaparkan empat poin krusial yang menjadi perhatian utama para pengguna jasa. 

Yaitu Elektrifikasi RTG merupakan progres transisi energi pada alat Rubber Tyred Gantry (RTG) untuk operasional yang lebih ramah lingkungan, update jadwal kedatangan unit RTG dan Container Crane (CC) tambahan.

Serta rencana penjadwalan relokasi alat pasca-kedatangan empat unit CC baru, dan strategi deployment peralatan bongkar muat baru di area dermaga dan lapangan penumpukan.

Modernisasi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas bongkar muat secara signifikan, sembari tetap mengedepankan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ketat.

Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur

Sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG), TPS kembali mengingatkan seluruh mitra mengenai prosedur penanganan klaim yang transparan serta penguatan budaya Pelindo Bersih.

Erika Asih Palupi, Sekretaris Perusahaan TPS, menegaskan bahwa integritas adalah harga mati dalam setiap layanan.

“Kami terus memperkuat inovasi digital untuk membatasi interaksi tatap muka. Hal ini terbukti efektif mempercepat proses, meningkatkan transparansi, serta menutup celah gratifikasi maupun pungutan liar,” ungkap Erika.

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

TPS juga menjamin keamanan identitas bagi pelapor (whistleblower) yang menemukan indikasi pelanggaran melalui kanal pelaporan resmi perusahaan.

Pertemuan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan ruang diskusi untuk memastikan perencanaan operasional pelanggan selaras dengan pengembangan infrastruktur di terminal.

“Transparansi dan keterbukaan informasi adalah fondasi tata kelola kami. Dukungan pelanggan sangat berarti dalam menyukseskan program peremajaan alat ini. Kami percaya kolaborasi yang terjaga akan menghadirkan layanan yang lebih produktif, efisien, dan berdaya saing,” tutup Erika.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru