KLIKJATIM.Com | Gresik – Anggota DPRD Gresik Fraksi PKB, Ainul Yaqin Tirta Saputra, menggelar Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang II 2026 dengan suasana santai dan dialogis, Minggu (15/2/2026). Sekretaris Fraksi PKB DPRD Gresik itu menyerap aspirasi ratusan warga dari berbagai unsur di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng.
Kegiatan reses turut dihadiri tokoh-tokoh masyarakat dari setiap desa di Kecamatan Benjeng. Hadir pula perwakilan MWC NU, MUI, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), kader posyandu, perangkat desa, BPD, FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah), hingga FKPQ (Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an).
Baca juga: DPRD Gelar Gresik Hearing Polemik Seleksi Perangkat Desa Dahanrejo, Begini Rekomendasinya
Dalam sambutannya, Tirta menyampaikan bahwa mayoritas usulan masyarakat berkaitan dengan peningkatan pelayanan publik dan pembenahan infrastruktur. Meski forum digelar untuk menyerap aspirasi warga Balongpanggang dan Benjeng, ia menegaskan bahwa persoalan infrastruktur memang masih menjadi pekerjaan rumah di sejumlah wilayah.
“Banyak masukan yang kami terima, terutama soal infrastruktur dasar yang memang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Hari Bumi, Fraksi PKB DPRD Gresik Gelar Diskusi Cari Solusi Darurat Sampah dan Ancaman Mikroplastik
Dalam dialog tersebut, warga menyayangkan masih banyaknya infrastruktur desa yang perlu segera diperbaiki. Mulai dari jalan poros desa, jalan lingkungan, drainase, hingga infrastruktur layanan kesehatan. Selain itu, persoalan rumah tidak layak huni (RTLH) juga menjadi perhatian dan diharapkan mendapat dukungan program perbaikan dari pemerintah daerah.
Keluhan tersebut disampaikan secara terbuka oleh para tokoh masyarakat dan perwakilan desa yang hadir. Mereka berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat diperjuangkan di tingkat legislatif dan direalisasikan melalui program pembangunan daerah.
Menanggapi hal itu, Tirta—yang akrab disapa Sahabat Tirta—menyambut baik seluruh masukan dan keluhan masyarakat. Ia menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi agar bisa dibahas bersama OPD terkait dan masuk dalam skala prioritas pembangunan.
“Reses ini menjadi ruang bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” tegasnya.
Editor : Abdul Aziz Qomar