Dua Bocah di Sampang Tenggelam di Kubangan Sungai, Satu Korban Meninggal Dunia

Reporter : fadil
NAHAS: Dua Bocah asal Dusun Cangginih, Desa Bringin Nunggal, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, tenggelam dan satu meninggal dunia. (Ist)

KLIKJATIM.Com | SampangPeristiwa tragis menimpa dua bocah asal Dusun Cangginih, Desa Bringin Nunggal, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang. Keduanya dilaporkan tenggelam saat berada di kubangan sungai setempat pada Minggu (15/2/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban diketahui bernama Lia Atika Sari (4) dan Ayu Aira Kira (2,5). Akibat insiden tersebut, nyawa Lia Atika Sari tidak tertolong, sementara Ayu Aira Kira berhasil selamat namun harus mendapatkan perawatan intensif.

Baca juga: Purnawiyata SMPN 1 Sampang, 315 Siswa Lulus dengan Capaian Akademik Membanggakan

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat salah seorang warga hendak mandi di kubangan sungai tersebut. Saksi mata terkejut mendapati dua anak balita sudah dalam kondisi tenggelam.

"Seketika melihat dua anak sedang tenggelam di kubangan sungai, kemudian orang tersebut berteriak untuk minta tolong," terang AKP Eko Puji Waluyo saat dikonfirmasi, Senin (16/2/2026).

Mendengar teriakan saksi, warga lain yang berada tak jauh dari lokasi langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan.

Baca juga: Inflasi Mei Lebih Tinggi dari April, BPS Ungkap Penyumbang Terbesarnya

Kedua korban kemudian dievakuasi ke pinggir sungai dan segera dibawa oleh pihak keluarga bersama masyarakat ke Puskesmas Torjun untuk mendapatkan penanganan medis awal.

Nahas, sesampainya di Puskesmas, petugas medis menyatakan bahwa korban Lia Atika Sari telah meninggal dunia. Adapun korban Ayu Aira Kira ditemukan dalam kondisi masih sadar.

"Di Puskesmas Torjun kakek korban meminta agar kedua balita tersebut dirujuk ke RSUD guna memastikan kondisi kesehatan korban yang selamat," tambah AKP Eko.

Baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kodim 0813 Bojonegoro Tegaskan Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia

Atas musibah ini, orang tua korban telah menerima kejadian tersebut sebagai murni kecelakaan. Pihak keluarga menyatakan tidak akan melakukan tuntutan secara hukum yang diperkuat dengan pembuatan surat pernyataan resmi.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di dekat area perairan atau sungai guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru