Longsor Lereng Gunung Argopuro Terjang Dua Rumah di Situbondo

Reporter : Abdus Syukur
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, menyebut dua rumah warga di terdampak bencana tanah longsor yang terjadi pada Senin.

KLIKJATIM.Com | Situbondo  -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, menyebut dua rumah warga di wilayah setempat terdampak bencana tanah longsor yang terjadi pada Senin.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo Puriyono, Senin melaporkan hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadinya longsor di dua desa, hingga mengakibatkan dua rumah warga rusak.

Baca juga: Tim SAR Situbondo Akhirnya Temukan Jasad Korban Tenggelam di Perairan Baluran

Dia mengatakan, tanah longsor pertama kali terjadi di lereng Gunung Argopuro, tepatnya Dusun Krajan, Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, sekitar pukul 14.45 WIB.

"Akibat hujan terus menerus dan tanah gembur, menyebabkan tembok penahan tanah longsor menimpa dinding rumah Pak Nidin, warga Desa Baderan," katanya.

Puriyono menceritakan, saat kejadian penghuni rumah sedang berada di ruang tamu, dan setelah mendengar gemuruh tanah longsor di samping rumahnya, mereka langsung berlari ke luar rumah dan melihat rumah mereka di bagian samping dipenuhi material longsor.

Baca juga: Selama Juni 2026, Polres Situbondo Ungkap 8 Kasus Kejahatan

"Tidak ada korban jiwa maupun luka, tapi rumah milik Pak Nidin mengalami kerusakan cukup parah," ujarnya.

Dia menambahkan, tanah longsor juga terjadi di Dusun Pagar Gunung, Desa Pategalan, Kecamatan Jatibanteng, yang mengakibatkan rumah milik Pak Syaiful (78), warga setempat, mengalami kerusakan.

Baca juga: Dua Pemilik Masih Buron, Hakim PN Situbondo Kembalikan Barang Bukti BBM 42 Ton ke Jaksa

"Di Desa Pategalan, bencana longsor juga mengakibatkan satu rumah terdampak dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka, karena pemilik rumah lari ke luar rumah menyelamatkan diri sesaat setelah mendengar suara gemuruh tanah longsor," katanya.

BPBD Situbondo terus mengimbau kepada masyarakat untuk terus waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru