Pemuda Sumenep Lompat dari Pelabuhan Dungkek, Polisi dan Tim SAR Lakukan Pencarian

Reporter : Hendra
Petugas kepolisian bersama warga memantau proses pencarian korban di Jembatan Pelabuhan Dungkek, Sumenep. (doc. M.Hendra.E/Klikjatim.Com)

KLIKJATIM.Com | Sumenep - Seorang pemuda dilaporkan melompat dari Jembatan Pelabuhan Dungkek, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. 


Hingga kini, korban masih dalam proses pencarian oleh aparat dan warga setempat. Korban diketahui bernama Is’adur Rofiq (22), warga Dusun Panjurangan, Desa Dungkek, Kecamatan Dungkek, Sumenep.

Baca juga: Hilang Sejak Hari Minggu, Lansia di Bluto Sumenep Ditemukan Tewas Tenggelam di Sumur


Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Rio (12), pelajar yang berada di sekitar lokasi kejadian.


Plt Kasi Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti S, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, pihak kepolisian menerima laporan setelah saksi melihat korban melompat dari jembatan Pelabuhan Dungkek yang berada di Dusun Bujaan, Desa Lapa Laok.


“Berdasarkan keterangan saksi, korban terlihat melepaskan baju, songkok, dan sandalnya sebelum kemudian melompat ke laut dari jembatan pelabuhan,” ujar Widiarti saat dihubungi Klikjatim.Com, Senin (9/2) petang.


Sebelumnya, pada hari yang sama sekitar pukul 13.00 WIB, korban diketahui baru pulang dari RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep bersama ayahnya setelah menjalani pengobatan. 


Korban disebut memiliki riwayat gangguan kejiwaan sebelum akhirnya keluar rumah hingga terjadi peristiwa tersebut.

Baca juga: Dugaan Penyalahgunaan Kredit di BRI Sumenep, Pensiunan ASN Mengaku Dirugikan Rp 182 Juta


Di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang milik korban berupa baju kotak-kotak lis merah, songkok hitam bercorak putih, serta sandal berwarna cokelat.


“Saat ini petugas bersama warga masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian,” tambahnya.


Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera melapor kepada pihak berwajib.

Baca juga: Ratusan Calhaj Sumenep Berstatus Risiko Tinggi, Pengawasan Kesehatan Diperketat

 

Disclaimer : Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental terdekat.

 

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru