Gubernur Khofifah Pimpin Aksi Kurve Sampah Pantai, Gerakkan Semua Lini Wujudkan Wisata Bersih

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung apel dan aksi Kurve Sampah Pantai di Pantai Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran.

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung apel dan aksi Kurve Sampah Pantai di Pantai Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, pada Jumat (6/2).

Aksi ini diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, termasuk Kapolda Jatim, Wakil Gubernur Jatim, serta elemen TNI, Polri, dan masyarakat dengan total peserta mencapai 1.500 orang.

Baca juga: Kolaborasi Pelindo Petikemas dan Pemkot Surabaya Pastikan Hewan Kurban Aman Menjelang Iduladha 1447 H

Dalam arahannya, Gubernur Khofifah menekankan bahwa kegiatan ini merupakan langkah masif untuk mengelola sampah di semua lini, mulai dari tingkat provinsi hingga RT/RW di desa dan kelurahan. Langkah ini juga selaras dengan gerakan nasional "Indonesia Asri" yang menjadi atensi khusus Presiden RI Prabowo Subianto.

"Dalam waktu yang sangat cepat, sangat disegerakan, seluruh kabupaten kota tidak hanya melaksanakan apel saja tetapi juga gerakan yang sama kemudian diikuti di tingkat kecamatan, desa se-Jawa Timur, dan ini harus dilakukan secara paralel, maraton dan masif," tegas Gubernur Khofifah.

Aksi yang dimulai dari Pantai Tambak Wedi ini rencananya akan diperluas ke area sungai dan lingkungan sekitar guna membersihkan sampah serta tanaman eceng gondok. Khofifah menjelaskan bahwa penanganan sampah laut adalah isu strategis nasional karena berdampak pada kualitas lingkungan, sektor pariwisata, hingga ekonomi masyarakat pesisir.

Baca juga: Indomobil Expo Perkuat Pangsa Kendaraan Listrik di Jatim

"Kalau sampah tidak tertangani dengan baik, maka akan menimbulkan efek berantai, mulai dari kerusakan lingkungan hingga kerugian ekonomi dan menurunnya kesejahteraan masyarakat pesisir," tambahnya.

Berdasarkan data SIPSN tahun 2024, timbulan sampah di Jawa Timur mencapai lebih dari 6,5 juta ton per tahun, di mana sekitar 45,04% atau 2,9 juta ton di antaranya belum terkelola dengan baik. Meski demikian, Jawa Timur mencatatkan prestasi dengan memiliki 5.170 unit bank sampah, yang merupakan jumlah terbanyak di Indonesia.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen memperkuat sistem pengelolaan sampah melalui penguatan peran desa, edukasi publik, dan kemitraan strategis dengan dunia usaha. Dalam aksi di Pantai Tambak Wedi saja, petugas berhasil mengumpulkan total 2.785,855 kg sampah yang didominasi oleh limbah plastik.

Baca juga: Tangguh di Tengah Dinamika Global, Arus Peti Kemas TPS April 2026 Tumbuh 4,31%

Gubernur Khofifah mengapresiasi semangat gotong royong seluruh pihak yang terlibat dan berharap kepedulian lingkungan ini menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari masyarakat Jawa Timur.

"Semoga pelaksanaan Aksi Kurve Sampah Pantai ini memberikan manfaat nyata bagi kelestarian lingkungan, serta semakin memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Jawa Timur yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," pungkasnya.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru