KLIKJATIM.Com | Jember – Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan satu unit truk Fuso gandeng terjadi di Jalan Walter Monginsidi, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, pada Kamis (5/2/2026) malam.
Truk yang diduga mengalami rem blong tersebut berakhir terbalik dan menimpa kandang ayam milik warga di sisi jalur nasional yang menghubungkan Jember dan Banyuwangi.
Baca juga: Vakum 25 Tahun, Serversick Bangkit Lewat Album “Distorsi Panggung Perak”
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB ini mengakibatkan kerusakan bangunan semi permanen berupa kandang ayam potong milik warga setempat akibat tertimpa bagian sambungan belakang truk.
Sementara itu, bagian depan truk terperosok ke dalam sungai sedalam kurang lebih 5 meter setelah sebelumnya menghantam sisi kiri jembatan. Meski menyebabkan kerugian material yang cukup besar, dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, truk Fuso gandeng bernomor polisi S 8722 NF tersebut dikemudikan oleh Heri Subagio (51), warga Dusun Krajan, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember.
Kendaraan melaju dari arah timur menuju barat sebelum akhirnya sang sopir kehilangan kendali akibat gangguan pada sistem pengereman. Dalam situasi panik, pengemudi membanting setir ke kiri hingga kendaraan terperosok ke sungai dan bagian gandengannya menghantam area pemukiman warga.
Kasat Lantas Polres Jember, AKP Bernardus Bagas Simarmata, melalui Kanit Turjawali Satlantas Polres Jember, Ipda Ratno Budi Jatmikho, memberikan penjelasan mengenai kronologi awal berdasarkan keterangan para saksi di lokasi kejadian.
Baca juga: Gerak Cepat! Dirut PLN Pimpin Langsung Percepatan Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumatra
“Informasi yang kami dapatkan dari beberapa saksi warga, kendaraan melaju dari arah timur ke barat. Sampai di tempat kejadian, pengemudi diduga mengalami rem blong. Karena panik, pengemudi membanting setir ke arah kiri, menabrak jembatan, dan akhirnya masuk ke sungai,” ujar Ipda Mikho saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Beruntung, sang pengemudi hanya mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan perawatan medis di puskesmas yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga mengonfirmasi bahwa saat kejadian truk tersebut sedang tidak membawa muatan.
“Tidak ada korban jiwa, hanya korban material. Saat ini pengemudi masih dirawat di puskesmas. Informasi dari warga, truk dalam kondisi kosong, tidak bermuatan apa-apa. Langkah selanjutnya, unit laka akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” tambah Ipda Mikho.
Ipda Mikho juga memastikan bahwa insiden ini tidak sampai melumpuhkan jalur nasional, mengingat arus lalu lintas saat kejadian terpantau cukup sepi sehingga tidak terjadi kemacetan panjang.
Baca juga: Hebat! Gandeng Konsumen dan Komunitas, MPM Honda Jatim Sukses Gelar Aksi Donor Darah
Salah seorang saksi mata, Holik (45), warga setempat, menceritakan detik-detik mencekam saat truk besar tersebut mulai oleng dan terjun ke sungai.
“Truk itu melaju dari arah timur ke barat, tiba-tiba oleng terus masuk ke dalam sungai. Setelah itu sopirnya keluar sendiri dari pintu, Alhamdulillah selamat. Truknya tidak ngebut, arus kendaraan juga sepi. Kejadiannya sekitar setengah delapan malam,” ungkap Holik.
Pasca-kejadian, pemilik kandang ayam segera melakukan evakuasi terhadap ratusan ekor ayam potong untuk meminimalkan kerugian lebih lanjut. Sementara itu, petugas kepolisian tetap bersiaga di lokasi guna melakukan pengamanan serta pendataan kerusakan sambil menunggu proses evakuasi badan kendaraan yang terperosok di dasar sungai.
Editor : Fatih